Acara tersebut diikuti 16 universitas Jepang dengan masing-masing fakultas dan konsentrasi studi yang ditawarkan.
Universitas tersebut seperti Universitas Tohoku, Universitas Tsukuba, Universitas Tokyo, Universitas Nagoya, Universitas Kyoto, Universitas Osaka, Universitas Kyushu, Universitas Keio, Universitas Sophia, Universitas Meiji, Universitas Waseda, Universitas Doshisha, Universitas Ritsumeikan, Universitas Chiba, Universitas Teknologi Toyobashi, dan Universitas Hiroshima.
Menurut Profesor Hagiya, para penuntut ilmu dari Indonesia tidak perlu khawatir terhadap bahasa Jepang yang kemungkinan menjadi faktor kesulitan mereka.
"Sejumlah universitas membuka program studi mereka masing-masing dengan bahasa pengantar kuliah memakai bahasa Inggris untuk kelas internasionalnya. Bahasa Jepang akan mereka pelajari sedikit-demi sedikit di luar jam formal pendidikan," kata dia.
"Modal utama belajar di Jepang adalah bahasa Inggris, visi luas dan memiliki minat riset yang tinggi," katanya.
(A061/A013)
0 komentar:
Posting Komentar