PALANGKARAYA, KOMPAS.com- Pemerintah menargetkan, angka partisipasi kasar (APK) pendidikan anak usia dini (PAUD) sebesar 75 persen dapat terealisasi pada tahun 2015. Namun, target akan sulit tercapai jika hanya mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan negara.
Direktur Jenderal PAUD Non Fomal dan Informal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Lydia Freyani Hawadi di Palangkaraya, Kalteng, Minggu (16/9/2012), mengatakan, dalam pencapaian target itu, dibutuhkan dana Rp 8 triliun untuk membangun sarana prasarana PAUD serta Rp 14 triliun untuk para guru.
Karena itu, tutur Lydia, diperlukan dukungan perusahaan melalui corporate social responsibility (tanggung jawab sosial) untuk mencapai target tersebut.
"Saya juga menantang para ibu terutama istri-istri kepala daerah untuk bersungguh-sungguh mendorong pelaksanaa PAUD," ujarnya.
Anggaran pendidikan 20 persen dari APBD juga harus direalisasikan untuk mendukung PAUD. Pemerintah daerah bisa mengajukan permintaan bantuan kepada pemerintah pusat untuk mewujudkan PAUD namun harus dilakukan sebelum akhir tahun 2012 karena ditutup pada Desember mendatang.
Editor :
Marcus Suprihadi
0 komentar:
Posting Komentar