Sleman (ANTARA News) - Duta Besar Slovakia untuk Indonesia Stefan Rozkopal, Senin menyerahkan bantuan alat peraga pendidikan untuk sekolah korban erupsi Gunung Merapi TK Aisyiah di Dusun Ngrangkah, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Membantu sesama bangsa tidak membedakan agama dan suku, meskipun mayoritas warga Slovakia beragama Kristen dan Katholik tetapi dalam memberi bantuan tidak membedakaan negara dana agama, termasuk Indonesia yang mayoritas beragama Islam," kata Stefan Rozkopal.
Menurut dia, meskipun bantuan yang diberikan tidak seberapa yakni Rp50 juta tetapi jangan besar kecilnya bantuan yang dinilai, tetapi diharapkan meskipun bantuannya tidak seberapa tetapi ini sebagai simbolis dan perhatian pemerintah Slovakia.
Penyerahan bantuaan alat peraga dan edukasi ditandai dengan penyerahan laporan Kepala Sekolah TK Aisyiah Ngrangkah dan dilajutkan peninjauan alat peraga dan ruang kelas.
Asisten Sekda Kabupaten Sleman, Bidang Pembangunan Suyamsih mengatakan bantuan alat peraga dan edukasi yang diserahkan ini sangat membantu pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sleman, dalam mewujudkan sarana prasarana sekolah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan dasar.
"Dengan bantuan ini semoga TK Aisyiah Ngrangkah, Cangkringan ini bisa menjadi sarana pendidikan warga masyarakat Cangkringan yang berkualitas, unggul dan berakhlakul karimah," katanya.
Ia mengatakan, keberadaan TK ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat dan swasta, dalam pengadaan sarana pendidikan di Kabupaten Sleman.
"Dalam pemenuhan sarana pendidikan pemerintah menyadari, tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan," katanya.
Menurut dia, dengan keberadaan TK Aisyiah Ngrangkah yang lebih representatif ini, tentunya akan semakin menggairahkan dinamika pendidikan anak prasekolah di Kabupaten Sleman.
"Masyarakat Sleman akan semakin memiliki banyak pilihan dalam memberikan pendidikan bagi putra-putrinya," katanya.
(ANT)
0 komentar:
Posting Komentar