Jakarta (ANTARA News) - Tercatat selama tahun akademik 2011/2012 Mahasiswa Universitas Trisakti (Usakti) memperoleh sebanyak 17 prestasi di tingkat internasional dan 26 prestasi di tingkat nasional di bidang ilmiah, olahraga dan seni budaya.
"Sementara pihak dosen mendapatkan 15 penghargaan internasional dan 7 penghragaan nasional yang berasal dari bidang PKM, organisasi dan lainnya," kata Rektor Universitas Trisakti Toby Muthis saat memberikan laporan pertanggungjawaban dalam acara Dies Natalis Ke-47 Usakti di Jakarta, Kamis.
Dalam keterangan tertulis panitia bahwa Dies Usakti itu bertemakan "Kolaborasi Ilmu Dalam Lingkup Ekonomi dan Teknologi Hijau Untuk Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat".
Thoby mengatakan, Usakti selalu berusaha di barisan terdepan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan peradaban melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berbasis ilmu pengetahuan teknologi dan kesenian, berjiwa wirausaha dan berkarakter Trikrama Universitas Trisakti.
"Posisi Universitas Trisakti dapat dilihat dari outcomes-nya berupa pengakuan internasional dan nasional atas prestasi dan kontribusi mahasiswa dan dosennya," ujarnya.
Beberapa Mahasiswa Usakti yang mendapatkan pengakuan internasional diantaranya adalah Bernard Dimas Rexa dari FTI Prodi Teknik Mesin yang meraih Gold Medal pada Europan Exhibition Of Creativity and Innovation di Rumania.
Kemudian Monica, Natalia Iskandar dan Natasya Meity dari Fakultas Kedokteran Gigi meraih Juara 1 Lomba Ilmiah pada International Asociation For Dental Research di taiwan, dan mendapat kesempatan untuk mempresentasikan Poster Ilmiah Mahasiswa di Las Vegas, dan Mickel Roberto yang meraih 2nd Runner Up Grand Prix Gold Medal pada INOVA di Kroasia.
Selain itu, menurut Toby pengakuan mutu tingkat nasional juga dapat dilihat dari penilaian Akreditasi bahwa dari 47 program studi yang ada di Universitas Trisakti untuk program sarjana seluruhnya sudah terakreditasi dengan mayoritas mendapatkan peringkat A.
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Milenium Goal Development (MDGs) Nila Djuwita F. Moeloek dalam orasi ilmiahnya menyatakan, bahwa untuk mencapai kesejahteraan bagi masyarakat bukan lagi merupakan masalahah pemberian top-down, tetapi intinya kembali kepada manusia itu sendiri.
"Sumberdaya manusia sebagai pusat keunggulan manusia merupakan bagian dari proses mencerdaskan bangsa, bukan saja terhadap individu, tapi juga untuk komunitas atau bangsa," katanya.(*)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com
Komentar Pembaca
Kirim Komentar
0 komentar:
Posting Komentar