Home » » Ratusan mahasiswa ikuti pendidikan wawasan kebangsaan

Ratusan mahasiswa ikuti pendidikan wawasan kebangsaan

Written By Dino Cerata on Selasa, 20 November 2012 | 04.34

ANTARA News - Nasional - Pendidikan
News And Service // via fulltextrssfeed.com
Ratusan mahasiswa ikuti pendidikan wawasan kebangsaan
Nov 20th 2012, 11:38

Semarang (ANTARA News) - Sebanyak 504 mahasiswa penerima program Djarum Beasiswa Plus dari 83 perguruan tinggi di 33 provinsi Indonesia mengikuti acara National Building yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan generasi muda Indonesia.

"Kami ingin para Beswan Djarum memiliki rasa persatuan dan kebanggaan sebagai insan Indonesia dalam mewujudkan cita-cita menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang bermartabat," kata Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H. Serad, saat jumpa pers di Semarang, Selasa.

Para mahasiswa terpilih yang terjaring dari 7508 pendaftar itu dikumpulkan di Semarang untuk mengikuti berbagai kegiatan diskusi kebangsaan, kunjungan budaya, serta pagelaran seni dalam acara "Malam Dharma Puruhita".

Primadi menjelaskan kegiatan Nation Building itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan soft skill untuk menciptakan pemimpin Indonesia yang tidak hanya cakap secara intelektual tetapi juga cakap secara emosional.

"Yang berbeda untuk program tahun ini kualitas soft skill mereka dipertajam sehingga tepat sasaran. Nanti mereka akan diberi tugas terjun ke masyarakat agar lebih peka dan menjadi seorang enterpreuner," jelas Primadi.

Puncak rangkaian kegiatan Nation Building ini adalah "Malam Dharma Puruhita" dimana para mahasiswa tersebut akan menampilkan pagelaran seni dibawah asuhan Denny Malik Entertainment.

Tema yang memiliki pesan suatu kebersamaan dan kesungguhan membangun Indonesia itu dipilih untuk menyambut peserta baru dari Indonesia Timur yang untuk pertama kalinya bergabung di Beswan Djarum.

"Kami mempunyai komitmen memberikan beasiswa ke seluruh nusantara," tambah Primadi.

Salah satu peserta asal Universitas Negeri Papua di Manokwari, Ruth Yunike Usyior, mengaku terpacu untuk menulis setelah mengikuti kegiatan.

"Mungkin kami di Papua jarang membuat karya tulis tetapi itu memacu saya," kata mahasiswa semester lima Jurusan Matematika itu.

"Saat pulang nanti saya akan memotivasi teman-teman di Papua dengan bercerita pengalaman saya di sini. Mereka punya banyak potensi tetapi pendidikan kurang diperhatikan," tambah Ruth yang bercita-cita menjadi guru di Papua itu.
(M047)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger