London, KompasOtomotif - Di saat hampir seluruh merek banting harga, Nissan justru bernasib lebih baik. Dari Januari sampai Oktober 2012 produsen mobil kedua terbesar di Jepang ini justru berhasil menaikkan pangsa pasarnya 5,4 persen lebih baik dibandingkan dari periode yang sama pada tahun lalu.
Di Rusia, pangsa pasar Nissan naik 7,5 persen, Inggris 4,5 persen dan Perancis 15,1 persen. Prestasi luar biasa jika melihat kondisi perekonomian Eropa yang masih terpuruk, menyebabkan mayoritas merek Eropa mengurangi produksinya.
Nissan mengandalkan Juke dan Qashqai sebagai dua model terlaris. Kendati demikian, penjualan X-Trail juga naik 25 persen pada Oktober lalu di bandingkan sebelumnya. Oktober saja, Nissan menjual 51.147 unit mobil dan produksi globalnya naik 11,6 persen menjadi 441.433 unit pada September.
"Nissan berusaha mengatasi badai finansial yang berhembus kencang di Eropa. Sampai hari ini kami berhasil secara regional. Di beberapa negara kami lebih optimis sampai akhir tahun, meski ekonomi masih tetap gonjang-ganjing," beber Guillaume Cartier, Vice Preseident for Sales Operation Nissan Eropa yang dilansir Inautonews (13/11/2012).
Sampai 2016, Nissan berambisi bisa menjual 1,5 juta unit mobil beremisi rendah melalui teknologi hibrida dan listrik dengan menggandeng Renault. Nissan juga berencana meluncurkan mobil hibrida gerak roda depan dalam lima tahun mendatang untuk menaikkan penjualan.
0 komentar:
Posting Komentar