Home » » Bobo Pakai Helm, 36 Anak Serukan Keselamatan di Jalan

Bobo Pakai Helm, 36 Anak Serukan Keselamatan di Jalan

Written By Dino Cerata on Rabu, 07 November 2012 | 22.02

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Bobo Pakai Helm, 36 Anak Serukan Keselamatan di Jalan
Nov 8th 2012, 06:02

Kompas.com/Caroline Damanik Acara puncak Konferensi Nasional Indonesia 2012 yang digelar Majalah Bobo di Jakarta, Kamis (8/11/2012). 36 peserta anak mengucapkan deklarasi sesuai tema konferensi Keselamatanku di Jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah menerima pembekalan melalui kegiatan di dalam maupun di luar ruangan selama lima hari, 36 anak yang terpilih mengikuti Konferensi Anak Indonesia 2012 yang digelar oleh Majalah Bobo menyampaikan deklarasi "Keselamatanku di Jalan". Deklarasi disampaikan pada puncak kegiatan Konferensi Anak Indonesia 2012 di Balroom Sasana Budaya, Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (8/11/2012).

Sepanjang penyelenggaraan, anak-anak diajarkan untuk menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya selama berada di jalan raya. Pelajaran ini disampaikan melalui pengalaman langsung bersepeda, bersepeda motor bersama pendamping, naik taksi dan bus Trans Jakarta, dan mengenal rambu-rambu lalu lintas.

"Mereka akan sampaikan deklarasi yang sudah dirumuskan selama empat hari," ungkap Pemimpin Redaksi Majalah Bobo sekaligus Ketua Panitia Konferensi Anak Indonesia 2012, Kussusani Prihatmoko pada acara puncak konferensi.

Salah satu komitmen utama yang ditanamkan kepada para peserta adalah penggunaan helm saat bersepeda dan bersepeda motor bersama orang dewasa. Secara simbolik, komitmen ini terlihat dalam sosok Bobo yang terpampang di spanduk utama konferensi ini. Jika pada acara pembukaan konferensi Bobo dan adiknya Cimut digambarkan naik sepeda tanpa helm, di acara puncak konferensi hari ini, keduanya sudah menggunakan helm.

"Sebelum konferensi kan belum tahu pentingnya pakai helm seperti apa, sekarang sudah ikut konferensi harus menggunakan helm waktu naik sepeda dan sepada motor seperti Bobo yang sekarang," ungkap pembawa acara

Jaga keselamatan di jalan

Kussusani mengatakan anak-anak ini telah dinobatkan sebagai Duta Keselamatan Anak di Jalan oleh Kepala Korlantas Polri, Polri Irjen Pol Pudji Hartanto. Mereka diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan anak di jalan raya mulai dari lingkungan sekitar agar anak-anak bisa pergi dan pulang dari sekolah dan tempat lainnya ke rumah dengan selamat. Namun, tak hanya anak, para orangtua pendamping para anak ini diharapkan juga menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

"Tahun ini, kenapa tema 'Keselamatanku di Jalan' yang dipilih, ini karena kami prihatin dengan ancaman terhadap keselamatan anak-anak di jalan. WHO mencatat kematian anak usia 5-14 tahun akibat kecelakaan di jalan menduduki peringkat kedua dari TBC. Korlantas Polri juga mencatat tiap hari ada 85 orang yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas," tutur Kussusani.

"Karena data kecelakaan lalu lintas yang meningkat, jadilah kita semua pelopor keselamatan lalu lintas, bertanggung jawab terhadap diri sendiri, terhadap masyarakat umum, terhadap pengguna jalan sehingga kita menciptakan suatu motivasi yang akan terus kita gelorakan," tambah Pudji.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo menyatakan kepada anak-anak untuk tetap semangat menjaga keselamatan diri di jalan raya melalui cerita sederhana tentang pengalaman tokoh rekaan bernama Andi yang mengejar layang-layang bersama teman-temannya dan akhirnya jatuh ke lubang di jalan karena tidak berhati-hati.

"Anak-anak kadang suka tak mendengar nasehat orangtua untuk hati-hati di jalan raya. Padahal semua itu karena orangtua sayang. Tapi bukan nasehat yang terpenting, tetapi menjaga diri sendiri di jalan raya. Tak hanya di jalan raya tapi juga menjaga diri sendiri di sekitar jalan raya," ungkap Agung.

Dalam acara puncak ini pula, Menteri Perhubungan EE Mangindaan akan menjadi narasumber bagi para peserta. Anak-anak bebas bertanya apa saja mengenai lalu lintas dan jalan raya kepada Pak Menteri. Konferensi dibuka pada tanggal 4 November lalu di Gedung Kompas Gramedia di Kebon Jeruk. Para peserta konferensi ini terpilih sebagai peserta Konferensi Anak Indonesia 2012 melalui seleksi karya tulis yang dikirim ke Majalah Bobo. Ke-36 anak dari 28 provinsi ini terpilih dari seleksi terhadap 1.681 karya tulis yang diterima.

Editor :

Caroline Damanik

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger