REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG--Research In Motion (RIM) secara resmi membuka BlackBerry Innovation Center di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Melalui BlackBerry Innovation Center, RIM berniat untuk mendukung program-program pendidikan, riset dan pelatihan bagi mahasiswa Indonesia dan pengembang aplikasi (developer) untuk membuat aplikasi bisnis baru di Indonesia.
"BlackBerry Innovation Center ini adalah salah satu program kami untuk mempercepat pengembangan kapasitas aplikasi mobile serta pertumbuhan lapangan kerja di Indonesia,'' kata Hastings Singh, Vice President and Managing Director – South Asia Research In Motion.
Hasting menambahkan secara pembukaan inovation center sekaligus menandai keberhasilan upaya kolaborasi kami bersama-sama dengan Pemerintah Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengatalisasi pertumbuhan masyarakat mobile Indonesia yang semakin cerdas.
RIM sudah bekerja sama dengan lebih dari 50 universitas, perguruan tinggi melalui BlackBerry Academic Program. Program ini menyediakan bahan dan konten untuk mendidik siswa mengenai pengembangan aplikasi mobile.
BlackBerry Innovation Center ini akan memperpanjang kolaborasi RIM dan ITB melalui BlackBerry Academic Program tersebut. RIM mendukung ITB dengan investasi 5 juta dolar AS selama 5 tahun ke depan untuk mendukung pembangunan fasilitas, staf dan operasi.
Sebagai bagian dari kerja sama RIM dan ITB untuk menciptakan BlackBerry Innovation Center yang fokus pada pengembangan aplikasi mobile, setiap tahun sebanyak 30 mahasiswa berprestasi akan mendapat beasiswa penelitian Mobile Computing. Sebanyak 18 beasiswa sudah diberikan untuk tingkat Master (S2) dan Pascasarjana untuk bergabung dengan pusat inovasi. Sedangkan 12 penghargaan tambahan akan segera diberikan kepada mahasiswa berbakat tingkat sarjana tahun terakhir.
Penerima beasiswa akan memperoleh uang untuk biaya kuliah, uang saku, penelitian untuk masa studi mereka di BlackBerry Innovation Center ITB. Mereka juga mendapatkan laptop dan smartphone BlackBerry untuk mempromosikan pembelajaran mobile. Penerima beasiswa juga akan menerima pelatihan mendalam mengenai pengembangan lingkungan BlackBerry dan mempersiapkan mereka untuk melakukan sebuah proyek penelitian berjangka waktu satu sampai tiga tahun.
0 komentar:
Posting Komentar