Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid, di Pandansimo, DIY, hasil kerjasama antara Kementerian Riset dan Teknologi dengan Universitas Gadjah Mada. (ugm.ac.id)
Saya kaget juga, ternyata di sini berkembang sekali, karena kalau misalnya ada kerusakan dalam kincir angin bisa diperbaiki sendiri, seperti dinamo maupun baling-baling itu kan bisa dibuat di sini.
Berita Terkait
Bantul (ANTARA News) - Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Menristek) Gusti Muhammad Hatta, Jumat siang meninjau Workshop Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid di Desa Trimurti, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ditemani sejumlah pejabat Kementerian Ristek (Kemenristek) dan pejabat pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat, Menteri melihat-lihat aktivitas para teknisi yang ada di workshop pembuatan kincir angin dan panel surya bantuan Kementrian sejak dua tahun lalu.
"Saya kaget juga, ternyata di sini berkembang sekali, karena kalau misalnya ada kerusakan dalam kincir angin bisa diperbaiki sendiri, seperti dinamo maupun baling-baling itu kan bisa dibuat di sini," kata Menteri disela kunjungannya.
Menteri berharap, setelah mendapat kunjungan dapat semakin berkembang, sehingga bisa menjadi bengkel bagi keberadaan kincir angin yang terdapat di Pantai Pandansimo Baru atau sebelah selatan sekitar satu kilometer dari workshop ini.
"Ini juga akan menjadi bahan saya agar dapat dikembangkan ditempat lain, dan saya maunya beda-beda seperti kalau disini bisa berguna untuk nelayan karena menghasilkan es untuk pengawetan ikan, jadi itu terserah anda nantinya," kata Menristek.
Menurut menteri, Kemenristek menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan energi hibrid yang berbasis pada potensi panas matahari dan kekuatan angin.
Sebagai pilot project beberapa lokasi di Kabupaten Bantul juga dijadikan tempat pengembangan energi baru dan terbarukan ini, antara lain di Pantai Pandansimo, dengan seluas 37 hektar.
Saat ini pembangkit listrik energi hibrid atau kincir angin sudah terpasang di Pantai Pandansimo yakni di blok timur enam unit berkapasitas 1 KW, dua unit berkapasitas 2 KW, dua unit berkapasitas 2,5 KW, satu unit berkapasitas 5 KW, dua unit berkapasitas 10 KW sedangkan di blok barat ada 21 unit dengan kapasitas 1 KW.
Dalam kesempatan itu Menteri juga mengunjungi lokasi kincir angin di Pantai Pandansimo dan menyempatkan berdialog dengan perwakilan masyarakat, petani dan nelayan yang merasa terbantu dengan keberadaan kincir itu.
(ANTARA)
Editor: Ella Syafputri
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com
Komentar Pembaca
Kirim Komentar
0 komentar:
Posting Komentar