Home » » Apa arti sukses di benak perempuan?

Apa arti sukses di benak perempuan?

Written By Dino Cerata on Jumat, 05 Oktober 2012 | 05.24

ANTARA News - Teknologi - Sains
News And Service // via fulltextrssfeed.com
Apa arti sukses di benak perempuan?
Oct 5th 2012, 09:05

Jakarta (ANTARA News) - Studi yang dibuat oleh Citi dan LinkedIn mengungkapkan bahwa 96 persen medefinisikan sukses sebagai "memiliki semua".

"Semua" yang dimaksud 500 perempuan yang menjadi anggota LinkedIn adalah karir, keamanan finansial, dan hubungan.

Dua hal utama sukses menurut responden adalah memiliki hubungan asmara dan memiliki cukup uang untuk melakukan semua yang mereka mau. Membesarkan anak yang sehat dan ceria juga menjadi hal penting ketika sukses.

Soal karir, hanya 17 persen perempuan yang menganggap berada di puncak karier  artinya "memiliki semua".

Mayoritas responden menganggap diri mereka sukses ketika memiliki pekerjaan yang mereka nikmati dan memiliki pekerja yang menghargai nilai-nilai mereka.

Bagi 15 persen perempuan, sukses adalah menjadi pemimpin bagi diri mereka sendiri.

"Hasil ini menegaskan bagaimana definisi sukses menurut perempuan telah berevolusi di luar jawaban umum yang ideal," kata Linda Descano, Direktur dan Kepala Kemitraan Digital, Konten, dan Sosial Citi, seperti yang dikutip dari Live Science.

Penelitian menunjukan bahwa definisi karir sukses bagi perempuan berubah dari waktu ke waktu. Perempuan yang ikut survei yang berusia di bawah 35 tahun menyamakan "memiliki semua" dengan meraih posisi tertinggi di pekerjaan mereka. Sementara perempuan berusia di atas 35 mengartikannya sebagai menjadi pemimpin bagi diri sendiri.

Studi menunjukkan ada tiga hal yang menjadi perhatian perempuan yang bekerja, yaitu keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan, kesempatan pengembangan karir, dan waktu untuk bersosialisasi.  

Studi ini juga mengungkapkan bagi perempuan pekerja, biaya pendidikan, tabungan hari tua, tagihan nkartu kredit, dan pemenuhan kebutuhan dan pendidikan anak menjadi kecemasan finansial mereka.

Berdasarkan studi itu, perempuan sudah tidak lagi menempatkan menikah dan memiliki anak sebagai prioritas. 36 persen reseponden menjawab mereka merasa tidak perlu menikah untuk "memiliki semua".

(nta)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger