Home » » Jangan Ragu Kembangkan Minat Wirausaha Anak

Jangan Ragu Kembangkan Minat Wirausaha Anak

Written By Dino Cerata on Jumat, 19 Oktober 2012 | 23.15

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Jangan Ragu Kembangkan Minat Wirausaha Anak
Oct 20th 2012, 06:15

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai orang tua tentu mengharapkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Namun untuk itu, orang tua juga harus mampu memperhatikan ketertarikan dan kemampuan anak di bidang tertentu agar dapat membantu mengasah dan mengarahkannya secara tepat.

Salah satu alumni Prasetiya Mulya Business School, M Setiawan Kusmulyono, mengatakan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mengarahkan hasrat anak untuk menekuni bidang tertentu. Untuk itu, orang tua harus mampu menjadi fasilitator yang baik.

"Orang tua harus mampu menjadi fasilitator yang baik untuk mengetahui seperti apa minat si anak," ujar Kelik, sapaan akrab M Setiawan Kusmulyono, di FX Lifestyle Center, Senayan, Jakarta, Jumat (19/10/2012).

Nah, bagi orang tua coba perhatikan buah hati anda. Jika mereka suka mencoba hal baru, tidak cepat puas dan kemudian dapat memperhitungkan resiko atau cost and benefit dari apa yang dilakukannya maka bisa jadi anak anda memiliki ketertarikan pada dunia wirausaha. Untuk itu, jangan ragu untuk mengembangkan hal itu pada diri anak anda.

Terkadang muncul keluhan dari orang tua, jika anaknya tertarik pada dunia usaha. Apalagi kalau orang tua bukan dari kalangan pengusaha juga, maka kekhawatiran pada anak yang memilih dunia wirausaha akan semakin besar. Berbeda dengan anak-anak yang dibesarkan dalam keluarga yang berkecimpung di dunia usaha.

Anak-anak ini sejak kecil sudah diperkenalkaan dengan menghitung untung rugi dan mengelola sebuah toko misalnya. Dengan demikian, saat tumbuh dewasa dirinya tidak ragu untuk terjun sebagai pebisnis. Sebut saja Aburizal Bakrie, Sandiaga Uno dan lain-lain.

"Jadi jika memang minat anak ini cukup besar, carikan mentor yang dapat membimbingnya dan berkonsultasi. Itu akan jauh lebih baik daripada menghentikan passion dan mimpinya," ungkap Kelik.

"Tantangannya memang lebih besar bagi anak-anak yang tidak lahir dari kalangan keluarga pengusaha," imbuhnya.

Ia juga menuturkan bahwa orang tua sebaiknya jangan takut jika anak-anaknya memiliki ketertarikan pada dunia usaha. Untuk membuktikan kebulatan tekadnya, orang tua dapat memberikan tantangan kecil dan kepercayaan pada si anak untuk berinovasi.

"Jadi dukungan dari lingkungan sekitar termasuk keluarga itu juga sangat penting untuk menjaga inovasinya tetap berjalan," tandasnya.

Editor :

Caroline Damanik

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger