Home » » Tenaga Ahli Kehutanan yang Profesional Makin Dibutuhkan

Tenaga Ahli Kehutanan yang Profesional Makin Dibutuhkan

Written By Dino Cerata on Minggu, 30 September 2012 | 19.38

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Tenaga Ahli Kehutanan yang Profesional Makin Dibutuhkan
Oct 1st 2012, 02:38

BOGOR, KOMPAS.com - Tenaga ahli kehutanan yang kompeten dan profesional, kini semakin dibutuhkan karena Indonesia sedang bersaing ketat dalam tataran global di bidang industri kehutanan, terutama industri pulp dan kertas.

Industri pulp dan Kertas Indonesia saat ini sangat membutuhkan tenaga ahli kehutanan yang andal guna menaikan posisi Indonesia yang saat ini menduduki peringkat sembilan dunia untuk industri pulp maupun kertas.

-- Kusnan Rahmin

Karena itu perguruan tinggi perlu menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi tinggi di bidang kehutanan agar Indonesia bisa sukses dalam persaingan global.

Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Kusnan Rahmin dan Dekan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr. Bambang Hero Saharjo mengatakan hal itu usai memberikan kuliah umum di Fakultas Kehutanan, IPB, Dramaga, Bogor, Minggu.

"Industri pulp dan Kertas Indonesia saat ini sangat membutuhkan tenaga ahli kehutanan yang andal guna menaikan posisi Indonesia yang saat ini menduduki peringkat sembilan dunia untuk industri pulp maupun kertas," jelas Kusnan dalam siaran pers hari Senin (1/10/2012).

Menurut Kusnan, kebutuhan tenaga ahli kehutanan saat ini menjadi mendesak karena adanya peningkatan kebutuhan pulp dan kertas pada lima tahun mendatang. Pada tahun 2015 kebutuhan pulp diperkirakan akan meningkat sekitar 17 persen, sedangkan permintaan dan penawaran kertas diperkirakan akan meningkat sekitar 10.5 persen.

Kusnan juga, menjelaskan bahwa pertumbuhan kebutuhan pulp secara global diperkirakan akan terus meningkat CAGR (Compounded Annual Growth Rate) sekitar 2,6 persen setiap tahun sedangkan untuk kebutuhan kertas diprediksi akan terus meningkat CAGR-nya sekitar 1,3 persen per tahun. Pertumbuhan pulp dan kertas yang baik tersebut membuka peluang Indonesia untuk menjadi pemain global.

"Dengan kenaikan permintaan ini tentunya dibutuhkan kesiapan Indonesia dalam menyiapkan tenaga-tenaga ahli kehutanan yang memiliki kemampuan, pengetahuan dan pengalaman agar dapat bersaing di kompetisi global," ungkap Kusnan.

Siap mengantispasi
Sementara itu, Bambang Hero mengatakan, Fakultas Kehutanan IPB siap mengantisipasi permintaan dunia usaha dengan mempersiapkan mahasiswa-mahasiswanya agar berkualitas.

"Fakultas Kehutanan IPB memikul tanggung jawab dengan membawakan misi dari sistem pendidikan nasional untuk mengembangkan dan melestarikan hutan serta hasil hutannya," kata Bambang.

Menurut Bambang, dalam mempersiapkan mahasiswa yang handal, selain bekerja sama dengan industri dalam negeri berskala global seperti PT RAPP, IPB juga bekerja sama dengan sejumlah perusahaan-perusahaan di luar negeri.

"Sebagai lembaga pendidikan tinggi, kami dituntut agar tanggap dan mampu mengantisipasi dserta menjawab berbagai permasalahan pembangunan kehutanan berdasarkan pendekatan ilmiah dan professional," ujarnya.

Kepada Pusat Informasi Kementerian Kehutanan Sumarto mengatakan, pada prinsipnya pemerintah sangat mendukung berkembang industri kehutanan dengan catatan harus pro poor, pro job, pro growth, dan pro environment

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger