Home » » Liburkan Siswa, Langkah Aman Sekolah Pasca-Tawuran

Liburkan Siswa, Langkah Aman Sekolah Pasca-Tawuran

Written By Dino Cerata on Selasa, 25 September 2012 | 05.44

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Liburkan Siswa, Langkah Aman Sekolah Pasca-Tawuran
Sep 25th 2012, 12:44

Tawuran SMAN 70 dan SMAN 6

Liburkan Siswa, Langkah Aman Sekolah Pasca-Tawuran

Penulis : Indra Akuntono | Selasa, 25 September 2012 | 18:13 WIB

Dibaca:

Ferril Dennys

Meski tak menganggapnya sekolah favorit, Taufik mengakui, sekolah tertentu seperti SMAN 70 di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, dikenal sebagai sekolah dengan ambang batas nilai UN tinggi dan kerap diserbu calon siswa.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasca-terjadinya tawuran, bukan hanya para siswa SMAN 6 Jakarta Selatan yang diliburkan. Para siswa SMAN 70 juga diliburkan mulai hari ini sampai Senin (1/10/2012).

Kepala SMAN 70 Saksono Liliek Susanto mengatakan, kebijakan meliburkan siswa ini merupakan langkah antisipatif untuk menghindari tawuran susulan. Pasalnya, berdasarkan pengalaman masa lalu, selalu ada kemungkinan balas dendam dari siswa di masing-masing sekolah itu.

"Libur sampai hari Jumat, tetapi aktif kembali Senin 1 Oktober. Ini antisipatif, namanya kehidupan selalu ada kemungkinan balas dendam," kata Saksono saat ditemui Kompas.com di ruang kerjanya, Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa (25/9/2012).

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, semua siswa di kedua sekolah yang bertikai memang diberi kesempatan  melaksanakan kegiatan belajar di rumah. Sejalan dengan itu, pihaknya terus berupaya keras untuk mengembalikan suasana belajar-mengajar yang kondusif.

"Ya tentu kita beri kesempatan semua siswa di sekolah ini untuk belajar di rumah, sambil kita amankan situasinya," ungkap Taufik.

Kemarin siang beberapa siswa SMAN 70 dan SMAN 6 Jakarta Selatan terlibat tawuran di sekitar tugu Bulungan. Buntut dari tragedi itu, beberapa siswa mengalami luka dan seorang siswa SMAN 6 diketahui kehilangan nyawa dalam perjalanan ke rumah sakit setelah mengalami luka bacok di bagian dada.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Langkah awal yang akan dilakukan adalah menyerahkan semua praktik kekerasan kepada pihak kepolisian dan menjaga suasana kondusif dua sekolah itu.

Berita terkait peristiwa ini dapat diikuti dalam topik "Tawuran SMA 70 dan SMA 6"

Editor :

Caroline Damanik

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger