Home »
» Bahasa Lokal dan Nasional Diabaikan
Bahasa Lokal dan Nasional Diabaikan
| KOMPAS.com - Edukasi | | News and Service // via fulltextrssfeed.com | |
| Bahasa Lokal dan Nasional Diabaikan Sep 1st 2012, 11:59 Bahasa Lokal dan Nasional Diabaikan Penulis : Luki Aulia | Sabtu, 1 September 2012 | 17:49 WIB  Dibaca:   DOKUMEN SMA NEGERI 24 BANDUNG SMA Negeri 24 Bandung mengadakan program Poe Pasundan untuk melestarikan bahasa Sunda di kalangan anak muda. TERKAIT: KOMPAS.com — Bahasa lokal yang beragam di sejumlah daerah dan bahasa nasional semakin diabaikan, terutama oleh generasi muda. Hal ini merupakan pertanda awal kepunahan sebuah bahasa. Padahal, bahasa lokal dan nasional menunjukkan identitas sebagai bangsa. "Untuk mencegah hal itu, bahasa harus tetap digunakan sehingga tetap memiliki penutur," kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Mahsun, Jumat (31/8/2012), di Jakarta. Diperkirakan hampir setengah dari jumlah bahasa yang digunakan di dunia (6.000-7.000 bahasa) akan mati atau terancam punah karena jumlah penutur yang semakin kecil. (LUK) Editor : Caroline Damanik | |
| |
0 komentar:
Posting Komentar