Home » » Agya-Ayla di Mata Pengunjung IIMS

Agya-Ayla di Mata Pengunjung IIMS

Written By Dino Cerata on Selasa, 25 September 2012 | 18.54

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Agya-Ayla di Mata Pengunjung IIMS
Sep 26th 2012, 01:54

Jakarta, KompasOtomotif – Minat masyarakat terhadap mobil murah sangat  tinggi. Apalagi ketika Astra  memperlihatkan langsung wujud  Agya dan Ayla di IIMS 2012. Keduanya menjadi bintang, tak pernah sepi dilihat, disentuh dan ditanya.

Dari pantauan KompasOtomotif kemarin, di booth Daihatsu, Hall A JIExpo, Ayla menjadi pusat keramaian. Mereka tidak hanya orang-orang kelas menengah ke bawah, juga yang sudah mapan. Para wiraniaga pun kewalahan melayani pertanyaan demi pertanyaan pengunjung.

Buah hadiah
Kausar Dahlan, salah satu pengunjung, tak henti-hentinya melihat detail Ayla. Sambil sesekali bertanya, pegawai Pemda Lampung perwakilan Jakarta itu tampak berdiskusi dengan istri. "Saya ingin transmisi otomatis, harganya sekitar Rp 105 juta kata sales-nya. Untuk anak kuliah sih," ceritanya. 

Pria yang sehari-hari mengendarai Mercedes-SLK 200 Sport itu menganggap Ayla dan kembarannya Agya adalah mobil yang merakyat. Harganya terjangkau dan modelnya tidak ketinggalan zaman. "Daripada beli mobil bekas, ini alternatif  untuk masyarakat menengah," kata Kausar.

Pendapat lain dilontarkan oleh Hasnil Fajri, Country Director of Cornerstone Asia ,yang juga sudah melihat Agya-Ayla di IIMS. Baginya, dua model LCGC itu cukup meyakinkan. Ia optimistis masyarakat sangat antusias dan model ini bakal sukses. "Apalagi ini kan Astra, terjaminlah. Kalau mau luks dikit, Agya. Kalau mau lebih murah, Ayla. Saya mau beli Agya untuk hadiah keponakan lulus SMA," ujarnya.

Dari sekian banyak minat dan antusiasme, ternyata ada juga yang mencibir. Hartono Senjaya, pengunjung asal Kelapa Gading menganggap dua model LCGC Daihatsu-Toyota itu justru membodohi masyarakat. Baginya, teknologi masa kini seharusnya bisa membuat mobil murah tanpa mengurangi kualitas.

"Saya lihat, terutama mesin, banyak menggunakan teknologi lama, seperti gas yang masih pakai kabel. Begitu juga dengan kopling. Saya khawatir, mengejar harga murah biasanya banyak komponen yang dikurangi. Bahan yang digunakan kualiasnya dikurangi," bebernya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger