Home » » 500 Siswa Indonesia Studi ke China

500 Siswa Indonesia Studi ke China

Written By Dino Cerata on Jumat, 28 September 2012 | 07.33

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
500 Siswa Indonesia Studi ke China
Sep 28th 2012, 14:33

PERGURUAN TINGGI

500 Siswa Indonesia Studi ke China

Penulis : M Latief | Jumat, 28 September 2012 | 20:28 WIB

Dibaca:

Shutterstock Tahun ini, sekitar 500 pelajar Indonesia berangkat menimba ilmu di sejumlah perguruan tinggi di 15 kota besar China.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah China terus mendorong dibukanya program-program studi untuk berbahasa Inggris mendapatkan gelar sarjana ataupun pascasarjana. Perguruan tinggi di negara tersebut semakin gencar menarik minat pelajar asing, termasuk dari Indonesia. 

Tahun ini, sekitar 500 pelajar Indonesia berangkat menimba ilmu di sejumlah perguruan tinggi di 15 kota besar China. Mereka tidak hanya dari Jakarta saja, tetapi juga dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk dari Semarang, Jawa Tengah, Surabaya, Jawa Timur, Bali, Makassar, dan Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kebanyakan (pelajar) mengambil menuntut gelar sarjana program studi sarjana strata satu dan pascasarjana (master) dengan pengantar bahasa Inggris, selain mereka juga belajar bahasa Mandarin di China," ujar Direktur Beijing Language & Culture University (BLCI), Samuel Wiyono, dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (28/9/2012).

Samuel mengatakan, keberangkatan tersebut adalah kloter terakhir dan akan diantar oleh staf BLCI hingga sampai asramanya masing-masing di perguruan-perguruan tinggi di China. Pihaknya juga membantu mahasiswa untuk membeli kartu telepon seluler, membuka rekening bank, membantu registrasi dan administrasi sekolah, dan lainnya.

"Agar mereka lebih nyaman memulai kehidupan barunya di China," kata Samuel.

Menurut Samuel, saat ini BLCI mewakili lebih dari 100 universitas China yang berada di 15 kota besar di Negara Panda tersebut. Dia mengakui, universitas-universitas di China semakin gencar menjaring pelajar Indonesia karena dianggap sebagai pasar potensial.

"Karena besarnya jumlah penduduk di Indonesia. Selain itu, pelajar Indonesia memiliki kompetensi lebih dibandingkan dengan pelajar dari negara lain," ujarnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger