Bogor (ANTARA News) - Wakil Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Pertanian Bogor masa bakti 2007-2012 Dr Ishartanto meninggal dunia di Jakarta, Senin.
Kepala Humas IPB Ir Henny Windarti, MSi di Bogor menjelaskan bahwa almarhum dipercaya menahkodai lembaga tertinggi yang berada di kampus pertanian terbesar di Asia Tenggara itu bersama Prof Didik J Rachbini.
Ia menjelaskan, Ishartanto juga pernah menjabat ketua Ikatan Alumni Magister Manajemen Agribisnis (IAMMA) IPB dua periode.
Pada tahun 2007-2009, pengusaha kelahiran Palembang Sumatera Selatan itu dipercaya menjadi ketua Komisi IV DPR RI.
Sedangkan pada 2008, Ishartanto terpilih sebagai ketua umum Dewan Hortikultura Nasional (DHN).
Semasa hidupnya, Ishartanto dikenal sebagai aktivis Nahdlatul Ulama (NU), pengusaha dan politisi.
Ishartanto pernah dipercaya menjadi bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada era KH Abdurrahman "Gus Dur" Wahid.
Saat lahirnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 1998, ia ikut berjuang di dalamnya. Jabatan terakhir adalah menjadi anggota DPR RI Fraksi PKB dari Dapil Sumatera Selatan periode 2004-2009.
Pada 2007-2009, ia pernah dipercaya menjadi ketua Komisi IV DPR RI.
Inisiator dan mantan Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) IPB Ahmad Fahir mengatakan, semasa hidupnya, Ishartanto dikenal dermawan dan peduli terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.
"Ishartanto cukup peduli memikirkan mahasiswa-mahasiswa NU yang tengah kuliah di IPB," kata Fahir.
Ia menambahkan, terbentuknya komunitas NU di lingkungan IPB, yang ditandai dengan lahirnya KMNU pada medio 2007 juga atas dukungan penuh pria yang akrab disapa "Pak Is" itu.
"Kami ikut kehilangan atas wafatnya Pak Is. Semoga ia mendapatkan posisi yang terhormat di sisi Allah SWT," katanya.
(A035)
0 komentar:
Posting Komentar