Home » » Kemdikbud: Usul KBRI Moskow Sudah Ditindaklanjuti

Kemdikbud: Usul KBRI Moskow Sudah Ditindaklanjuti

Written By Dino Cerata on Senin, 13 Agustus 2012 | 00.58

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Kemdikbud: Usul KBRI Moskow Sudah Ditindaklanjuti
Aug 13th 2012, 07:58

Kebutuhan Pengajar Bahasa Indonesia

Kemdikbud: Usul KBRI Moskow Sudah Ditindaklanjuti

Penulis : ING | Senin, 13 Agustus 2012 | 14:05 WIB

Dibaca:

Shutterstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menanggapi pemberitaan yang dimuat di Kompas.com, pada 26 Juli 2012, yang berjudul "Program Studi Indonesia di Rusia Kurang Pengajar". Dalam tanggapan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (13/8/2012), Kemdikbud menyatakan telah menyampaikan usulan KBRI Moskow untuk penambahan tenaga pengajar Bahasa Indonesia di Rusia.

"Usulan KBRI Moskow untuk penempatan 3 orang dosen pada bulan September 2012 sudah kami sampaikan kepada Direktur P2TK Dikti, dengan surat nomor 32850/A2.4/LN/2014 tanggal 20 April 2012," demikian bunyi surat yang ditandatangani Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud Ibnu Hamad.

Menurut Ibnu, saat ini surat tersebut tengah diproses oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Permintaan tenaga dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang disampaikan oleh KBRI Moskow telah berlangsung sejak tahun 2010. Pada tahun itu, telah dikirimkan satu orang dosen atas biaya Satker Atdikbud BPKLN. Sementara, pada tahun 2011, kembali dikirimkan dua orang dosen atas biaya Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Pendidikan Tinggi. Waktu penempatan para dosen ini selama 4-6 bulan.

Sebelumnya diberitakan, lima Pusat Studi Bahasa Indonesia di perguruan tinggi di Rusia kekurangan pengajar. Bahkan, pusat studi di Universitas Vladivostok sempat akan tutup.

"Kami sudah mengontak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar mengirim tenaga pengajar, tetapi belum ada respons," kata Duta Besar Indonesia untuk Rusia dan Republik Belarus Djauhari Oratmangun di sela Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik di Khabarovsk, Rusia, Selasa (24/7). Demikian laporan wartawan Kompas Gesit Ariyanto dari Rusia.

Di Rusia, lima Pusat Studi Bahasa Indonesia ada di tiga universitas, yaitu Universitas St Petersburg, Universitas Vladivostok, dan Universitas Moskwa. Sejauh ini, minat mahasiswa Rusia belajar bahasa Indonesia relatif baik, rata-rata ada 10 mahasiswa per tahun.

Namun, lima tahun terakhir, hanya ada tiga dosen pengajar bahasa Indonesia dari Indonesia yang didatangkan untuk mengajar di tiga universitas.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger