Home » » Uji Kompetensi Guru Dinilai Tidak Perlu

Uji Kompetensi Guru Dinilai Tidak Perlu

Written By Dino Cerata on Kamis, 09 Agustus 2012 | 09.01

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Uji Kompetensi Guru Dinilai Tidak Perlu
Aug 9th 2012, 16:01

Uji Kompetensi Guru Dinilai Tidak Perlu

Penulis : Erwin Edhi Prasetyo | Kamis, 9 Agustus 2012 | 19:18 WIB

Dibaca:

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Sejumlah guru mengerjakan soal uji kompetensi secara online di Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Yogyakarta, Jetis, Yogyakarta, Selasa (31/7/2012).

MERAUKE, KOMPAS.com — Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw menilai uji kompetensi guru tidak perlu diadakan. Pasalnya, para guru sudah menjalani uji sertifikasi guru yang berarti memiliki kompetensi.

"Guru-guru sudah lulus sertifikasi guru. Sertifikasi itu dengan segala macam ukuran untuk dapat lulus. Apa gunanya diuji lagi dengan uji kompetensi guru," kata Vincentius, Kamis (9/8/2012) di Merauke.

Menurut dia, uji kompetensi lebih tepat bila ditujukan untuk kepala sekolah dan pengawas guru. "Guru tidak perlu lagi uji kompetensi karena mereka sudah sertifikasi, ujarnya.

Pelaksanaan uji kompetensi, kata dia, justru membuat repot daerah dan guru. Ini karena guru harus meninggalkan tugasnya mendidik dan mengajar. Namun karena uji kompetensi guru adalah kebijakan pemerintah pusat, Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke tetap menjalankannya. Setidaknya 60 guru telah menjalani uji kompetensi di Merauke.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger