Bogor (ANTARA News) - Satelit buatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Lapan A2, dilengkapi dengan perangkat untuk mendukung komunikasi dalam penanganan bencana.
"Kami bekerjasama dengan Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) menempatkan komponen muatan yang dapat dipakai untuk komunikasi radio," kata Direktur Pusat Teknologi Satelit LAPAN, Suhermanto, saat memberikan keterangan pers di Bogor, Jumat.
Menurut dia, perangkat Automatic Position Reporting System (APRS) dalam Satelit Lapan A2 dapat digunakan jika jaringan operator melalui Base Transceiver Station (BTS) jaringan operator terputus karena ketiadaan daya.
"Melalui Satelit Lapan A2, anggota Orari dapat berkoordinasi dengan tim SAR untuk mencari jalur evakuasi alternatif atau pengiriman bantuan," kata Kepala Bidang Teknologi Bus Satelit Pusat Teknologi Satelit LAPAN, Robertinus Heru Triharjanto.
Heru menambahkan APRS juga mendukung pengiriman pesan singkat melalui gelombang radio yang dapat dilakukan menggunakan perangkat-perangkat penerima komunikasi radio modern.
"Satelit ini juga mempunyai komponen voice repeater (pengulang suara) tapi terbatas hanya untuk satu pengguna pada satu waktu," kata Heru.
Satelit Lapan A2 merupakan satelit pertama yang dibuat di Indonesia setelah Lapan A1 dibuat di Jerman dan diluncurkan dari India pada Januari 2007.
Lapan A2 akan diluncurkan ke antariksa dari India pada pertengahan tahun 2013 dengan roket PSLV-C23.
(I026)
0 komentar:
Posting Komentar