Jakarta, KompasOtomotif - Waktu PT General Motors (GMI) mengumumkan memasarkan Trailblazer 2.8 liter LTZ 4x4 di Indonesia, KompasOtomotif cukup terkejut. Pasalnya, harus dibebani Pajak Penambahan nilai Barang Mewah (PPnBM) sampai 70 persen yang mengakibatkan harganya jadi mahal Alhasil, SUV Amerika Serikat itu dibanderol Rp 578,8 juta on the road untuk Jakarta! Sebagai pembanding - di kelas dan segmen yang sama - Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4x4 dengan mesin 2.5 liter turbo VGT dijual Rp 506,5 juta.
Chevrolet menunjukkan kepercayaan dirinya yang tinggi untuk bisa menggarap segmen pasar sangat kecil tersebut! "Kami melihat ada potensi cukup besar di segmen ini. Untuk itu kami memasarkan Trailblazer bermesin 2.8 liter. Juga belum terlalu banyak pemain di kelas premium," kometar Yuniadi Hartono, Direktur Pemasaran GM Indonesia di Kemang, Jakarta Selatan, kemarin (30/8/2012).

"Kami melihat ada potensi cukup besar di segmen ini. Untuk itu kami memasarkan Trailblazer bermesin 2.8 liter. Juga belum terlalu banyak pemain di kelas premium," kometar Yuniadi Hartono,

Dijelaskan, meski dibandrol lebih mahal, SUV menengah ini diklaim punya kelebihan yang bisa membuai konsumen dibandingkan kompetitornya, yaitu mesin dengan tenaga dan torsi terbesar di segmen serta fitur canggih yang lebih baik dan banyak!
"Kami yakin dengan produk ini. Calon konsumen harus merasakannya lebih dahulu baru bisa mengetahui kelebihannya. Mobil kami punya torsi terbesar dikelasnya," tegas Yuniadi.
Trailblazer 2.8 punya tenaga maskimum 180 PS @3.800 rpm dan torsi 470 Nm @2.000 rpm. Sedangkan kompetitor terdekatnya, Pajero Sport Dakar 178 PS @4.000 rpm dan torsi 350 Nm @1.800 rpm.
Kendati demikian, ketika ditanya target penjualan untuk tahun ini, seluruh direksi berkelit dan tidak mau menyebutkannya. Berdasarkan data GAIKINDO sepanjang tahun lalu, penjualan mobil 4x4 hanya 4.308 unit yang diperebutkan oleh 13 merek! Bisakan Trailerblazer 2.8 bersaing? Let's wait and see!
0 komentar:
Posting Komentar