Hangzhou, KompasOtomotif - Ford Motor Co memperkuat pondasinya di Asia dengan mendirikan pabrik baru terletak di timur Hongzhou. Selain itu, mereka juga lagi mengembangkan mobil kecil yang murah untuk pasar di negeri tirai bambu itu, meski namanya belum ditentukan. Kendaraan ini untuk menyaingi General Motors dan Volkswagen.
Para Eksekutif Ford sudah mendiskusikan rencana itu dalam tur tiga hari ke Hongzhau yang berakhir kemarin (29/8). Pabrik perakitan pertama di Hongzhau itu menelan biaya 760 juta dollar Amerika atau Rp7,26 triliun dan mulai beroperasi 2015.
"Hongzhau benar-benar penting karena melayani pasar dan diversifikasi operasi kami," jelas CEO FMC Alan Mullay setelah menyekop pasir dalam upacara pembangunan pabrik perakitan dengan pejabat setempat. Menurut Alan, kota ini memiliki infrastruktur yang baik dan tenaga kerja terlatih yang akan membantu Ford.
Mengenai mobil kecil, Alan belum menyebutkannya. Tapi, CEO Ford China Dave Shoch mengkonfirmasi bahwa mobil kecil itu punya kemiripan dengan Chevrolet Sail yang berada di antara model-model yang akan dibawa Ford ke negeri berpenduduk 1,2 miliar pada 2015.
Pertumbuhan pasar Ford di China tidak sehebat GM karena terhadang oleh dua hal. Pertama, mereka hanya memasarkan 7 model, sedang GM punya 30. Kedua, kendaraan kecilnya yang sejenis dengan Sail dibanderol 10.000 dollar Amerika atau Rp95 jutaan, sedang Ford dengan Fiestanya 13.316 dollar AS (Rp127,5 juta).
"Saya pikir, mobil Ford aman. Bahan yang dipakai sangat baik dan tebal, tidak seperti mobil Jepang. Tapi, harganya cukup mahal," ungkap Su Xiaoling, 31, seorang manajer penjualan di sebuah perusahaan real estate di Shanghai.
Dengan berdirinya pabrik di Hongzhau dan diluncurkannya mobil murah berteknologi EcoSport dan SUV kecil Kuga nanti untuk menguburkan persepsi itu.
0 komentar:
Posting Komentar