Home » » Astronom Lapan perkirakan Idul Fitri tanggal 19 Agustus

Astronom Lapan perkirakan Idul Fitri tanggal 19 Agustus

Written By Dino Cerata on Selasa, 14 Agustus 2012 | 03.18

ANTARA News - Teknologi - Sains
News And Service // via fulltextrssfeed.com
Astronom Lapan perkirakan Idul Fitri tanggal 19 Agustus
Aug 14th 2012, 10:16

Tahun ini hari raya Idul Fitri diperkirakan pada 19 Agustus 2012. (ANTARA/M Risyal Hidayat)

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Pakar astronomi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof. Thomas Djamaluddin memperkirakan tahun ini umat Islam bisa merayakan Idul Fitri bersamaan pada Minggu, 19 Agustus 2012.

"Insya Allah seragam pada 19 Agustus, karena pada Sabtu 29 Ramadhan 1432 atau 18 Agustus Magrib, tinggi hilal mencapai tujuh derajat di atas ufuk," kata Deputi Sains, Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lapan itu saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, hilal (bulan) ketika Matahari terbenam pada Jumat, 18 Agustus 2012, berada pada ketinggian tujuh derajat dan sudah berwujud sehingga mudah terlihat dan tidak mengundang polemik.

Pada awal Ramadhan ada perbedaan diantara organisasi massa Islam yang satu dengan yang lain karena pada Magrib tanggal 19 Juli 2012, hilal sudah di atas ufuk namun ketinggian hilal kurang dari dua derajat sehingga tak bisa terlihat.

Lebih lanjut anggota Badan Hisab Rukyat itu menjelaskan, sebenarnya perbedaan penetapan awal Ramadhan, Idul Fitri atau Idul Adha akan tiada kalau dikotomi hisab dan rukyat dihapus.

Secara nasional dan internasional, ujarnya, sedang diupayakan agar ada titik temu hisab dan rukyat dengan memasyarakatkan hisab imkan rukyat atau hisab visibilitas hilal, yaitu hisab yang memperhitungkan kemungkinan berhasilnya rukyat dan rukyat yang memperhitungkan hasil hisab.

"Dengan hisab imkan rukyat, tidak ada lagi penentuan awal bulan sekadar berdasarkan hilal wujud yang tidak mungkin dirukyat. Dan dengan hisab imkan rukyat pula tidak akan ada lagi pengakuan kesaksian hilal yang sangat diragukan," ujarnya.

Konsep penyatuan atau unifikasi kalender sebenarnya sangat sederhana dimana tiga syarat haruslah terpenuhi untuk mendapatkan penyatuan di tingkat nasional, regional, maupun global, yaitu ada otoritas yang bersepakat, ada kriteria yang disekapati, dan ada batas wilayah yang juga disepakati," jelasnya.

(D009)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger