Home » » Tinggalkan Jam Mengajar, Guru Tetap Gagal Ujian

Tinggalkan Jam Mengajar, Guru Tetap Gagal Ujian

Written By Dino Cerata on Selasa, 31 Juli 2012 | 21.08

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Tinggalkan Jam Mengajar, Guru Tetap Gagal Ujian
Aug 1st 2012, 04:08

Pengorbanan Sia-sia

Tinggalkan Jam Mengajar, Guru Tetap Gagal Ujian

Penulis : Ester Lince Napitupulu | Rabu, 1 Agustus 2012 | 09:17 WIB

Dibaca:

Kompas/Agus Susanto Guru yang mengikuti tes Uji Kompetensi Guru (UKG) 2012 hanya bisa menunggu komputer terhubung dengan server di ruang multimedia di SMK 26, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (30/7/2012). UKG gelombang pertama yang dilaksanakan pukul 08.00 hingga 10.00 tidak bisa berjalan karena server tidak bisa diakses. Para guru hanya bisa mengisi profil data diri, namun belum bisa mengakses soal.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kegagalan uji kompetensi guru (UKG) online dilaporkan masih terjadi di sejumlah daerah, Rabu (1/8/2012) pagi ini. Para guru yang sudah meninggalkan jam mengajar di kelas hari ini hanya duduk-duduk di lokasi tempat uji kompetensi.

Para guru lagi-lagi gagal login. Memasukkan data saja tidak bisa, apalagi mengakses materi ujian online sebanyak 100 soal.

Abdul Muin Latif, guru di SMAN 100 Jakarta, melaporkan hanya beberapa guru yang komputernya berhasil terkoneksi. Lebih banyak guru yang gagal terkoneksi, padahal hampir satu jam dicoba.

"Para guru sudah meninggalkan jam mengajar, tetapi tidak bisa ujian. Nanti diulang lagi," ujar Abdul.

Dari laporan kabupaten/kota di Jawa Timur, pelaksanaan UKG online tetap seperti Senin dan Selasa. Para guru datang, absen, terus duduk-duduk karena gagal terkoneksi.

Hal serupa juga dialami guru-guru di Semarang, Kebumen, dan Brebes. Komputer tetap belum bisa terkoneksi ke server pusat.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo menyayangkan pengorbanan guru yang sia-sia selama beberapa hari ini. Hal ini bukan karena ketidaksiapan guru, tetapi karena ketidaksiapan pemerintah.

"Kami sayangkan, Mendikbud malah menyalahkan guru yang katanya salah input data dan petugas yang enggak bisa membereskan koneksi komputer ke pusat. Jelas-jelas kesalahan di Kemendikbud, tetapi tidak mau mengaku dan menjelaskan secara terbuka," papar Sulistyo.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger