Utah, KompasOtomotif – Awal Juli lalu, rapper kondang 50 Cent celaka akibat mobilnya bertabrakan hebat dengan truk. Sempat dirawat, rapper yang terkenal dengan lagu Candy Shop itu dinyatakan selamat dari maut. Range Rover antipeluru miliknya diklaim menjadi salah satu dewa penyelamat dalam kecelakaan itu.
Ya, mobil antipeluru memang tak hanya menyelamatkan banyak jiwa dari gempuran senjata, tetapi juga mampu memperkuat struktur mobil ketika terjadi benturan. "Pada awalnya aku hanya berpikir seperti orang lain (lapisan anti peluru cuma untuk menahan gempuran senjata). Tapi dengan kejadian ini, aku merasa sangat beruntung telah melapisi SUV-ku dengan lapisan anti peluru," terang 50 Cent seperti dikutip ContactMusic.
50 Cent adalah satu di antara ribuan orang di AS atau bahkan dunia yang saat ini mulai sadar pentingnya lapisan anti peluru. Bukan hanya untuk melindungi dari tajamnya timah panas, tetapi juga mengurangi risiko celaka akibat benturan. Mark Burton, CEO International Armoring Corporation (IAC)—perusahaan yang menciptakan lapisan anti peluru pada mobil—mengatakan bahwa mobil anti peluru kini mulai bergerak sebagai
tren.
Harganya sampai Rp800 juta lebih
Hingga saat ini, lebih dari 8.000 mobil sudah menggunakan jasa perusahaannya. Diperkirakan angka itu semakin bertambah seiring dengan sadarnya pengguna mobil akan risiko celaka. "Orang semakin ingin tenang dalam perjalanan. Dan mobil antipeluru tak harus terbuat dari baja. Teknologi membuatnya semakin mudah diterapkan dan tentu saja tidak menambah beban serta mengubah penampilan sebuah mobil," ujarnya seperti dikutip autoweek.
IAC memang berhasil mengembangkan sebuah lapisan anti peluru yang bisa dipasang di seluruh bagian kabin. Material pembuatnya sangat ringan, berbahan utama serat fiber sintetis. Produk itu dinamakan Armormax yang biaya pemasangannya seperti membeli mobil baru, yaitu berkisar antara 65.000-85.000 dollar Amerika (setara Rp 617-807 juta, asumsi 1 USD=Rp 9.500).
Produk ciptaan IAC itu pun diklasifikasi dalam enam level bergantung kekuatan dan daya tahan terhadap jenis peluru. Mobil yang dipakai 50 Cent diklaim menggunakan Armormax berlevel enam, yang setara dengan mobil Presiden AS, Barrack Obama. Jangankan AK-47 yang sering dipakai teroris, senjata semi otomatis berpeluru ganda pun tak mampu menembus lapisan ini.
Tak hanya lapisan pelindung, satu paket mobil anti peluru juga telah dipasang kaca tahan benturan dan peluru, bahkan sistem defensive smokescreen yang berfungsi untuk menyamarkan kaca dari pandangan luar, lengkap dengan tombol tambahan bak mobil James Bond.
Artis dan petinggi perusahaan
Lalu, siapa saja yang butuh lapisan tahan timah panas ini? Burton mengatakan bahwa pada dasarnya semua orang butuh perlindungan. Namun, dari data yang berhasil dikumpulkannya, 20 persen adalah orang-orang yang punya masalah dan sedang dalam target pembunuhan. Sementara 30 persen lainnya adalah public figure/ artis, petinggi perusahaan, atau pejabat negara.
Sementara 50 persen lainnya adalah orang yang ingin meningkatkan taraf keselamatan pribadi. "Inilah yang akan terus meningkat. Karena banyak orang sadar, bahwa lapisan anti peluru juga efektif menahan efek benturan, bahkan pada mobil dengan tingkat safety bintang lima sekalipun," beber Burton.
Di Indonesia, antisipasi terhadap kejahatan para pengguna mobil sudah mulai dilakukan dan banyak disadari. Beberapa produsen kaca film sudah mengenalkan lapisan anti peluru. Produsen mobil juga sudah ada yang melengkapi produknya dengan ban run flat tyre, yang masih sanggup berjalan puluhan kilometer meski sedang kempes.
Khusus untuk mobil anti peluru, belum pernah terdata hingga kini. Yang pasti, mobil-mobil pejabat dan mobil kepresidenan kemungkinan besar sudah dilengkapi dengan fitur anti peluru.
0 komentar:
Posting Komentar