JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar meminta para guru di sekolah memberikan pengawasan dan perlindungan yang optimal kepada siswa-siswinya. Pernyataan Linda ini sebagai ungkapan keprihatinan atas dugaan bullying yang terjadi di SMA Don Bosco Pondok Indah, Jakarta Selatan.
"Kita tentu sangat prihatin apalagi ini menimpa anak-anak. Kita harap ada pendidikan dan bimbingan yang sesuai, dan keterlibatan guru juga harus ditingkatkan," kata Linda, seusai menghadiri Rapat Kabinet Terbatas Bidang Pendidikan, di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (31/7/2012).
Ia menambahkan, praktik kekerasan terjadi karena lemahnya pendidikan karakter. Linda mengimbau agar pendididikan yang membentuk watak siswa dapat diperkuat dan dilakukan sedini mungkin.
Selain itu, menurutnya, perlu ada sosok teladan yang ditiru siswa di dalam keluarga serta lingkungan sosialnya. "Perkuat pendidikan karakter, dan media perlu menampilkan sosok teladan supaya tidak terjadi lagi kasus kekerasan di sekolah," kata Linda.
Seperti diberitakan, pada 24 Juli lalu terjadi tindak kekerasan oleh sejumlah siswa kelas III SMA Don Bosco Pondok Indah terhadap adik kelasnya. Kasus ini kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian karena orangtua siswa korban menilai, tindakan yang dialami anak mereka merupakan aksi kriminal. Hingga kini, kasus masih ditangani Polres Jakarta Selatan.
Editor :
Inggried Dwi Wedhaswary
0 komentar:
Posting Komentar