Home » » Pemburu dan petani telah hidup berdampingan selama 2.000 tahun

Pemburu dan petani telah hidup berdampingan selama 2.000 tahun

Written By Dino Cerata on Senin, 14 Oktober 2013 | 03.44

ANTARA News - Teknologi - Sains
News And Service // via fulltextrssfeed.com 
Manage your social media

Best social media tool for image publishing to Facebook and Twitter. Look amazing and delight your followers. Get 40% off when you sign up today.
From our sponsors
Pemburu dan petani telah hidup berdampingan selama 2.000 tahun
Oct 14th 2013, 08:42

Jakarta (ANTARA News) - Manusia pemburu dan petani imigran hidup berdampingan selama lebih dari 2.000 tahun di Eropa Tengah, sebelum manusia pemburu punah atau mengadopsi kehidupan agrikultur, demikian hasil studi yang dilakukan Institut Antropologi, di Johannes Gutenberg University Mainz (JGU).

Hasil penelitian tersebut diketahui setelah tim yang dipimpin oleh antropolog dari JGU, Profesor Joachim Burger, meneliti tulang-belulang dari Gua Blatterhohle dekat Hagen, Jerman, tempat di mana manusia pemburu dan petani terkubur.

"Secara umum, orang mengira manusia pemburu Eropa Tengah menghilang segera setelah kehadiran petani," kata Ruth Bollongino, seperti yang dikutip dari ScienceDaily.

Berdasarkan penelitian mereka, keturunan dari zaman Mesolitikum mempertahankan pola hidup berburu dan hidup berdampingan dengan petani imigran, sekurang-kurangnya 2.000 tahun.

"Pola hidup berburu hilang di Eropa Tengah sekitar 5.000 tahun yang lalu, lebih lambat dari yang diperkirakan sebelumnya" kata Bollongino.

Sekitar 7.500 tahun yang lalu, semua penduduk Eropa Tengah merupakan pemburu. Mereka adalah keturunan manusia modern yang tiba di Eropa, sekitar 45.000 tahun lalu, yang bertahan melewati Zaman Es dan pemanasan yang dimulai sekitar 10.000 tahun yang lalu.

Penelitian terdahulu yang dilakukan kelompok Burger menunjukkan bahwa pertanian dibawa ke Eropa Tengah sekitar 7.500 tahun yang lalu oleh petani imigran. Sejak sat itu, sedikit jejak pemburu dapat dilihat di catatan arkeoloogi. Timbul asumsi bahwa pemburu mati atau terserap ke pola hidup bertani.

Menurut Bollongino, manusia di Eropa Tengah dan Utara bertahan dengan pola makan tertentu, termasuk ikan, hingga 5.000 tahun yang lalu.

Dalam studi ini, peneliti pun mempertanyakan apa dampak kedua kelompok tersebut terhadap kolam gen penduduk modern Eropa.

"Baik pemburu atau petani dapat dianggap sebagai satu-satunya nenek moyang Eropa Tengah hari ini. Keturunan Eropa mencerminkan campuran dari kedua populasi itu. Pertanyannya adalah, bagaimana dan sejauh mana percampuran itu terjadi," kata Dr. Adam Powell, ahli genetika populasi di Institute of Anthropology JGU.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger