Home » » Direbus di Tengkoraknya, Otak Ini Awet 4.000 Tahun

Direbus di Tengkoraknya, Otak Ini Awet 4.000 Tahun

Written By Dino Cerata on Kamis, 03 Oktober 2013 | 23.40

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com 
Save on Car Insurance

We're here to make buying car insurance awesome and easy. We're here to guide you towards a better policy that keeps those Benjamins in your pocket.
From our sponsors
Direbus di Tengkoraknya, Otak Ini Awet 4.000 Tahun
Oct 4th 2013, 06:18


KOMPAS.com - Ilmuwan menemukan sampel otak tertua yang pernah ada dan masih dalam kondisi yang terawetkan dengan baik.

Sampel otak itu berusia 4.000 tahun, ditemukan di Seyitomer Huyuk, situs zaman perunggu di Turki, pada tahun 2010.

Temuan otak itu mengundang tanya para ilmuwan. Bagaimana bisa otak bisa terawetkan dengan baik selama ribuan tahun?

Setelah pemiliknya mati, otak dengan cepat akan terurai. Namun, otak yang ditemukan di Turki ini masih utuh.

Meric Altinoz dari Halic University di Istanbul, Turki, berupaya menganalisis penyebab terawetkannya otak itu.

Diketahui bahwa tempat penemuan otak adalah wilayah tektonik aktif. Kayu-kayu gosong banyak dijumpai.

Berdasarkan hal itu, Altinoz menduga bahwa dahulu gempa pernah mengguncang wilayah penemuan otak dan memicu kebakaran sehingga orang terkubur reruntuhan dan terbakar.

Api kebakaran mengonsumsi oksigen serta merebus dan mendidihkan otak bersama cairannya di tengkoraknya. Proses tersebut mencegah penguraian jaringan otak.

"Level pengawetan otak dikombinasi dengan usianya sangat mengagumkan," kata Frank Ruhl dari University of Zurich yang juga terlibat analisis seperti dikutip New Scientist, Kamis (3/10/2013).

Temuan organ yang terawetkan dengan baik sangat penting. Organ tersebut akan membantu ilmuwan meneliti penyakit degeneratif seperti kanker pada masa lalu.

Editor : Yunanto Wiji Utomo

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger