Home » » Wamendikbud: Ke Depan, Kelulusan Pakai Nilai UN 100 Persen

Wamendikbud: Ke Depan, Kelulusan Pakai Nilai UN 100 Persen

Written By Dino Cerata on Kamis, 26 September 2013 | 23.21

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com 
Need cooking inspiration?

Have a passion for cooking delicious meals or need inspiration for your next dish? Daily food fares to quench your palette when you subscribe to Recipe ideas.
From our sponsors
Wamendikbud: Ke Depan, Kelulusan Pakai Nilai UN 100 Persen
Sep 27th 2013, 05:06


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan, Ujian Nasional (UN) harus dilaksanakan. Menurutnya, UN adalah sebuah sistem untuk mengukur standar dalam memajukan pendidikan nasional.

Saat menutup Konvensi Ujian Nasional, di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jumat (27/9/2013), Musliar mengatakan bahwa dalam konvensi mencuat berbagai usulan untuk meningkatkan ambang batas kelulusan. Dari waktu ke waktu, menurutnya, standar kelulusan harus ditingkatkan sejalan dengan niat meningkatkan kualitas pendidikan melalui lulusannya.

"Saya mengikuti diskusi konvensi, ada yang mengusulkan kelulusan 70:30, ada yang 60:40. Suatu hari kelulusan akan menggunakan nilai ujian sekolah 100 persen, dan ujian nasional 100 persen," kata Musliar, Jumat (27/9/2013).

Menurut Musliar, hal itu bisa di lakukan secara bertahap. Secara berkala, standar kelulusan harus ditingkatkan untuk menjamin kualitas lulusannya.

"Kalau mau meningkatkan kualitas, kita harus punya ukuran, kalau tidak begitu, tak ada gunanya," ujarnya.

Konvensi UN yang berlangsung pada 26-27 September 2013 dirancang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Acara ini menghadirkan para pegiat pendidikan untuk bersama-sama menentukan format UN terbaik pada pelaksanaan UN tahun ajaran ini.

Kemdikbud sudah menggelar Pra-Konvensi UN di tiga kota di Indonesia, yakni Denpasar, Medan, dan Makassar. Ketiga kota itu dipilih dimaksudkan untuk mewakili Indonesia bagian tengah, Indonesia bagian barat, serta Indonesia bagian timur. Pra-Konvensi dari masing-masing daerah membawa usulan manajemen UN, terutama tentang persentase nilai kelulusan. Diusulkan juga masalah pencetakan serta distribusi soal UN, apakah akan dipusatkan atau dilaksanakan di masing-masing provinsi.

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Ujian Nasional 2013

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger