Sementara, untuk butir-butir rumusan tentang pengawasan dan pengamanan akan dimasukkan ke dalam POS. Sebelum POS itu disahkan akan dimintakan masukan terlebih dahulu kepada dinas pendidikan provinsi.
"Misal soal pemindaian dan pengiriman rapor kalau dimasukkan ke dalam rumusan kan terlalu detil. Mungkin itu akan kita akomodasi ketika kita membuat POS," kata Kasim.
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang kredibel dan reliabel menjadi tema pada konvensi UN di Jakarta selama dua hari 26-27 September yang menghadirkan Mantan Wapres Jusuf Kalla, Anggota Komisi X DPR RI, Zulfadli; Ketua Majelis Rektor Idrus A Paturussi dan; Pakar Pendidikan, Jahja Umar.
Sebelum pelaksanaan konvensi, dilakukan kegiatan prakonvensi di tiga kota, yaitu Denpasar, Makassar, dan Medan.
0 komentar:
Posting Komentar