Home » » Semburan Lumpur Disertai Api Muncul di Purworejo

Semburan Lumpur Disertai Api Muncul di Purworejo

Written By Dino Cerata on Jumat, 06 September 2013 | 06.10

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com 
Save on Car Insurance

We're here to make buying car insurance awesome and easy. We're here to guide you towards a better policy that keeps those Benjamins in your pocket.
From our sponsors
Semburan Lumpur Disertai Api Muncul di Purworejo
Sep 6th 2013, 10:04


PURWOREJO, KOMPAS.com - Semburan lumpur terjadi di Desa Lubang Kidul, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Kamis (5/9/2013).

Camat Butuh, Wahyu JS, seperti dilaporkan Tribun Jogja, menyatakan bahwa semburan muncul dari pukul 12.00 WIB kemarin. Semburan berasal dari galian sumur bor yang sedang dikerjakan tiga orang pekerja di salah satu halaman rumah warga. Lumpur berair asin memancar hingga ketinggian 8-10 meter.

Semburan membuat warga setempat heboh. Apalagi, pada Kamis sore kemarin, api muncul dari tempat semburan lumpur tersebut.

Wakil Ketua DPRD Purworejo, Angko Setiyarso Widodo, kepada Tribun Joga lewat pesan singkat, mengatakan, "Ini di Desa Lubang Kidul yang menyemprotkan lumpur tadi, sekarang menyala. Keluar gas bumi," jelas Angko melalui pesan singkat."

Kepala Desa Lubang Kidul, Fahmi Aji, mengungkapkan bahwa api diketahui mulai menyala sekitar pukul 18.30 WIB, Kamis kemarin.

"Awal menyala saya tidak tahu. Tapi dikabarkan warga jam 18.30 WIB. Karena itu, lokasi sekitar kini dipagari bambu. Saya dan puluhan warga berjaga, mengantisipasi segala kemungkinan. Selain itu, ada puluhan petugas keamanan juga standby," jelas Fahmi ketika dihubungi melalui sambungan telepon.

Fahmi mengungkapkan, ketika menyala, ia segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak lama kemudian satu mobil damkar mendatangi lokasi. Namun tidak lama kemudian mobil segera ditarik.

"Menurut petugas, nyala api malah akan membesar kalau disiram. Karena itu mobil ditarik. Untuk langkah selanjutnya kami masih bermusyawarah," jelasnya.

Mengenai nyala api ini, Angko menyambung, sebaiknya pemerintah daerah segera mendatangkan tenaga ahli.

"Ya undang ahli, untuk menyimpulkan apa disana kandungannya banyak atau sedikit. Selain itu perlu juga untuk mengamankan lingkungan dan mengendalikan api/gas tersebut. Dengan demikian api menyala lebih aman," kata Angko lagi.

Angko menegaskan, langkah terpenting yang harus diambil adalah bagaimana mengendalikan nyala api tersebut. (Tribun Jogja)

Editor : Yunanto Wiji Utomo

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger