Home » » Resep \"Chocolate Frappuccino\" Berusia 350 Tahun Ditemukan

Resep \"Chocolate Frappuccino\" Berusia 350 Tahun Ditemukan

Written By Dino Cerata on Senin, 02 September 2013 | 07.25

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com 
Save on Car Insurance

We're here to make buying car insurance awesome and easy. We're here to guide you towards a better policy that keeps those Benjamins in your pocket.
From our sponsors
Resep \"Chocolate Frappuccino\" Berusia 350 Tahun Ditemukan
Sep 2nd 2013, 10:20


KOMPAS.com - Manusia ternyata telah memicum "chocolate frappucino" sejak beradab-abad lalu. Chocolate Frappucino itu sedikit berbeda dengan yang ada saat ini namun sudah terdiri atas coklat dan es halus yang dikocok (shake).

Kate Loveman, peneliti Universitas Leicester, mengungkap resep minuman coklat tertua itu setelah membaca sebuah manuskrip milik Earl of Sandwich yang berasal dari tahun 1668.

Loveman yang merupakan pengajar sastra Inggris abad 17 dan 18 mengatakan bahwa dia sedang membaca jurnal saat ia kemudian menemukan sebuah bab yang membahas tentang coklat sejumlah 30 halaman.

"Saya terkejut, hal ganjil karena saya tak pernah mengetahui hal seperti ini sebelumnya," kata loveman seperti dikutip BBC, Sabtu (31/8/2013).

Loveman mengungkapkan, "Ini bukan resep es krim coklat, tetapi lebih seperti versi es coklat yang sangat padat dan pekat seperti yang bisa didapatkan di banyak kafe saat ini." Kurang lebih mirip minuman blended yang banyak dijual saat ini.

Membekukan makanan merupakan tantangan pada abad ke 17. Jadi, minuman dingin ini tergolong minuman mewah."

Dalam resep yang ditulis dengan bahasa Inggris kuno, dideskripsikan bahwa cara membuat es coklat itu adalah dengan menuangkan dark chocolate ke sebuah awadah berisi es halus (snow), kemudian ditambah garam, diaduk, dan dikocok (shake) selama beberapa saat.

Selain menemukan resep es coklat, Loveman juga menemukan beberapa iklan tentang coklat yang diantaranya memuat bahaya meminum coklat.

Manuskrip mengungkap bahwa minuman coklat panas bisa menyebabkan insomnia, kelebihan lendiri, dan haemorrhoids. Dinyakatan pula bahwa es coklat kurang baik bagi kesehatan, bisa merusak lambung, jantung, dan paru-paru.

Resep coklat itu tepatnya ditemukan dalam paper berjudul "The Introduction of Chocolate into England: Retailers, Researchers, and Consumers, 1640–1730". Paper ditemukan dalam jurnal milik Edward Montagnu. Temuan ini dipublikasikan di Journal of Social History.

Editor : Yunanto Wiji Utomo

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger