Home » » PTN-PTS sepakat keluarkan mahasiswa terlibat narkoba

PTN-PTS sepakat keluarkan mahasiswa terlibat narkoba

Written By Dino Cerata on Jumat, 06 September 2013 | 08.02

ANTARA News - Nasional - Pendidikan
News And Service // via fulltextrssfeed.com 
LSAT prep from HLS-educated instructors

LSATMax includes video lessons, unlimited personal attention & support, and over 6,000 real questions from previous LSAT's. Enroll for just $299.
From our sponsors
PTN-PTS sepakat keluarkan mahasiswa terlibat narkoba
Sep 6th 2013, 13:39

Semarang (ANTARA News) - Perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sepakat bakal mengeluarkan mahasiswanya yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya.

"Langkah ini merupakan wujud kesepakatan perguruan tinggi untuk bekerja sama dalam penanggulangan narkoba," kata Ketua Badan Kerja Sama (BKS) PTN-Kopertis Jateng-DIY Prof Sudharto P. Hadi di Semarang, Jumat malam.

Hal tersebut diungkapkannya di sela Rapat Kerja Badan Kerja Sama (BKS) PTN-Kopertis Jateng dan DIY di Hotel Grand Candi Semarang yang diprakarsai Politeknik Negeri Semarang (Polines) sebagai tuan rumah kegiatan.

Rektor Universitas Diponegoro Semarang itu menjelaskan kebetulan saat ini bersamaan dengan proses penerimaan mahasiswa baru sehingga akan dilakukan tes urine untuk mengetahui menyalahgunakan narkoba atau tidak.

"Fokus kami saat ini memang kepada mahasiswa baru karena bersamaan dengan awal tahun ajaran baru. Kalau dalam tes itu positif narkoba akan langsung diberi sanksi, yakni dikeluarkan dari perguruan tinggi," katanya.

Meski demikian, kata dia, penanggulangan narkoba semacam itu juga akan aktif dilakukan untuk seluruh mahasiswa, baik lama maupun baru dengan sanksi yang sama jika memang terbukti menyalahgunakan narkoba.

"Penanggulangan narkoba ini merupakan salah satu poin yang dihasilkan dari raker sekarang ini. Karena itu, seluruh PTN dan PTS di Jateng dan DIY sudah sepakat untuk menerapkan aturan ini," katanya.

Untuk mendukung langkah penanggulangan penyalahgunaan narkoba, Sudharto mengatakan kalangan perguruan tinggi akan aktif menggandeng berbagai pihak terkait, seperti kepolisian daerah dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Koordinator Kopertis Wilayah V DIY Dr Bambang Supriyadi menambahkan bahwa seluruh PTS di Yogyakarta sudah sepakat untuk melakukan tes urine kepada kalangan mahasiswa, terutama untuk para mahasiswa baru.

"Sanksinya jelas. Jika hasilnya positif mengonsumsi narkoba maka mahasiswa yang bersangkutan akan dikeluarkan. Mereka kan sudah menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengonsumsi narkoba," katanya.

Senada dengan itu, Direktur Polines Dr Totok Prasetyo mengungkapkan pihaknya sangat mendukung kesepakatan itu dan setiap tahun selalu menggandeng BNN untuk melakukan tes urine kepada kalangan mahasiswa baru.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Koordinator Kopertis Wilayah VI Jateng Prof DYP Sugiharto, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof Rohmat Wahab, dan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Ravik Karsidi.

(KR-ZLS/N002)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger