Home » » Beasiswa bidang teknik dan sains sepi peminat

Beasiswa bidang teknik dan sains sepi peminat

Written By Dino Cerata on Sabtu, 07 September 2013 | 09.39

ANTARA News - Teknologi - Sains
News And Service // via fulltextrssfeed.com 
How to Get into Medical School

A tested blueprint to approach the daunting admissions process with both confidence and success! Enroll in this online course for just $29.
From our sponsors
Beasiswa bidang teknik dan sains sepi peminat
Sep 7th 2013, 15:28

Jakarta (ANTARA News) - Direktur Jendral (Dirjen) Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Djoko Santoso, mengatakan daya serap beasiswa perguruan tinggi di program studi (prodi) teknik dan sains masih rendah, akibat minimnya jumlah peminat di ketiga prodi tersebut.

Padahal di sisi lain, kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sangat tinggi untuk menopang pembangunan menyongsong hadirnya era bonus demografi, kata Djoko Santoso, pada sela-sela acara pemberian beasiswa Rajawali Foundation kepada dosen dan mahasiswa Institut Teknologi DEL, Tobasa, Sumatera Utara, Sabtu.

Setiap tahun, Kemendikbud menyiapkan 1.000 beasiswa magister (S2) dan doktor (S3) untuk prodi teknik dan sains di luar negeri. Sedangkan beasiswa S2 dan S3 di Perguruan Tinggi dalam negeri jumlahnya mencapai 3.000.

"Beasiswa di prodi-prodi teknik, sains, dan pertanian yang kita siapkan tidak pernah habis, selalu tersisa karena sepi peminatnya. Akhirnya sering kita alihkan untuk jurusan lain," kata Djoko.

Penyerapan beasiswa yang rendah itu, lanjut Djoko, tidak lepas dari masih rendahnya minat generasi muda Indonesia dalam menekuni ketiga bidang tersebut.

"Jumlah generasi muda peminat bidang-bidang sains, teknik, dan pertanian sendiri masih rendah di S1, bahkan sejak di jenjang sekolah menengah," ujar mantan Rektor ITB ini.

Padahal jumlah program studi di Indonesia mencapai 19.000 prodi yang dikelola oleh 3.200 perguruan tinggi negeri dan swasta.

"Sayangnya, populasi mahasiswa di bidang sains hanya 3 persen, teknik 11 persen, dan pertanian 3,5 persen," kata dia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger