Home » » Ada Cacing Gelang di Sisa Jasad Raja Richard III

Ada Cacing Gelang di Sisa Jasad Raja Richard III

Written By Dino Cerata on Selasa, 03 September 2013 | 21.56

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com 
Save on Car Insurance

We're here to make buying car insurance awesome and easy. We're here to guide you towards a better policy that keeps those Benjamins in your pocket.
From our sponsors
Ada Cacing Gelang di Sisa Jasad Raja Richard III
Sep 4th 2013, 02:07

LONDON, KOMPAS.com - "Imanmu yang rusak akan akan menjadi mangsa untuk cacing," menjadi salah satu dialog yang dilontarkan seorang penuntut pada Richard III dalam drama klasik Shakespeare.

Pada hari ini tuduhan yang diungkapkan dengan penuh emosi itu dalam cara yang berbeda muncul kembali sebagai fakta yang mungkin tak terbayangkan oleh penulis drama itu.

Para ilmuwan menemukan raja berpostur bongkok tersebut ternyata memang punya parasit di ususnya, diduga terkait dengan buruknya standar kebersihan pada abad pertengahan.

Sisa-sisa jenazah Richard III yang memerintah Inggris pada 1483 sampai 1485, ditemukan di bawah lapangan parkir di Leicester, Inggris, pada tahun lalu.

Sejak ditemukan, para ilmuwan forensik telah menemukan rincian lebih mendalam soal kehidupan raja yang kontroversial ini.

Dengan m

emilah sedimen, para peneliti dari University of Cambridge mengatakan mereka telah menemukan "beberapa" telur mikroskopis parasit di daerah yang lebih rendah dari tulang belakang , di mana jeroan sang raja berada saat dia hidup."Hasil ini menunjukkan bahwa Richard telah terinfeksi cacing gelang dalam ususnya," ungkap mereka pada The Lancet, Rabu (4/9/2013). "Cacing gelang disebarkan melalui makanan yang terkontaminasi feses karena (makan menggunakan) tangan yang kotor atau penggunakan kotoran sebagai pupuk tanaman."Cacing gelang, Ascaris lumbricoides, adalah parasit yang menetas di dalam usus, kemudian dapat menyebar sampai ke paru-paru melalui peredaran darah setelah menembus dinding usus. Ketika seseorang dengan parasit cacing gelang batuk dan menelan ludahnya, parasit ini untuk kedua kalinya akan masuk kembali ke dalam lambung dan mengulang perputaran tersebut. Bila tumbuh berkembang, cacing ini dapat mencapai panjang 35 sentimeter.Pada kasus infeksi yang parah dari cacing ini dapat menyebabkan peritonitis, pembesaran hati, atau limpa, atau penyumbatan usus. Namun pada jasad Richard tak ditemukan infeksi jenis parasit cacing yang lazim ditemukan pada abad ke-15 seperti cacing cambuk, cacing hati, daging sapi dengan cacing pita, maupun cacing pita babi dan ikan.

"Temuan ini mungkin menunjukkan makanan saat itu dimasak menyeluruh, mencegah transmisi parasit tersebut," papar dia.

Richard III tewas pada pertempuran Bosworth pada 1485.

Dia tercatat dikuburkan di Leicester tanpa ada upacara pemakaman. Kematiannya mengakhiri "War of the Roses", sebuah perang saudara antara keluarga Lancaster dan York yang masing-masing kubu mengenakan simbol mawar merah dan mawar putih.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger