Home » » 11 peneliti asing teliti kondisi geografis Dieng

11 peneliti asing teliti kondisi geografis Dieng

Written By Dino Cerata on Kamis, 12 September 2013 | 05.11

ANTARA News - Teknologi - Sains
News And Service // via fulltextrssfeed.com 
Learning HTML & CSS shouldn't be difficult.

Master Trainer, Mark Lassoff, will teach you everything you need to know to create a creative and professional web site in 4 hours.
From our sponsors
11 peneliti asing teliti kondisi geografis Dieng
Sep 12th 2013, 11:13

Wonosobo (ANTARA News) - Sebanyak 11 peneliti dari luar negeri melakukan penelitian kondisi geografis di dataran tinggi Dieng Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Dosen Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Anggri Setiawan di Wonosobo, Kamis, mengatakan, 11 peneliti tersebut berasal dari Nepal, Bangladesh, Vietnam, Malaysia, Brazil, dan peneliti dari United Nation University (UNU)

Ia mengatakan, penelitian ini dilakukan sebagai rangkaian "workshop" dalam upaya pengurangan risiko bencana di wilayah Asia Tenggara dan wilayah sekitarnya, salah satunya di Indonesia.

"Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam workshop tersebut adalah tinjauan lapangan, dengan mengunjungi lokasi rawan bencana di Dieng, Wonosobo," katanya.

Ia menuturkan, kunjungan peneliti di kawasan Dieng diawali di Desa Tieng yang memiliki potensi ancaman bencana longsor. Bencana tersebut seringkali memutus jalur lalu lintas Banjarnegara dan Wonosobo. Para peneliti diajak untuk melihat langsung di lapangan, di mana warga desa Tieng mampu hidup berdampingan dengan berbagai ancaman bencana.

Para peneliti juga melakukan kunjungan ke Dieng Plateu Theater untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi fisik dan sosial budaya di Dieng.

Anggri yang memimpin langsung kunjungan lapangan, mendemonstrasikan alat simulasi hujan untuk mengestimasi laju erosi di Desa Tieng, karena desa ini memiliki kerawanan bencana longsor tinggi saat hujan lebat.

Ia mengatakan, sebelumnya telah memasang alat alat peringatan dini di lokasi rawan longsor pada tahun 2010. Alat tersebut telah rusak pada saat kejadian longsor 2010, dan pihaknya berencana memasang kembali alat tersebut.

Ancaman gas beracun CO dan CO2 juga mengintai warga di kawasan Dieng, katanya, khususnya di kawasan sekitar kawah Sikidang dan Sinila.

Pada kegiatan tersebut, para peneliti juga mengunjungi kawah Sikidang untuk mengetahui kondisi kawah yang pada saat tertentu bisa mengeluarkan gas beracun.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger