Home » » \"Makam Komet\" Ditemukan di Antara Mars dan Jupiter

\"Makam Komet\" Ditemukan di Antara Mars dan Jupiter

Written By Dino Cerata on Senin, 05 Agustus 2013 | 04.34

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com 
\"Makam Komet\" Ditemukan di Antara Mars dan Jupiter
Aug 5th 2013, 10:59


KOMPAS.com - Astronom menemukan "makam" komet. Di "makam" komet tersebut, komet mati sementara atau mengalami dormansi dan bisa bangkit lagi. Tim astronom University of Anitoquia, Colombia, menemukan "makam" komet itu setelah mengungkap asal-usul dari 12 komet yang baru saja ditemukan.

Dipimpin Ignacio Ferrin, tim astronom dari universitas itu mengungkapkan bahwa komet yang baru saja ditemukan itu berasal dari wilayah sabuk asteroid, wilayah yang terletak di antara orbit planet Mars dan Jupiter. Wilayah tempat ditemukannya komet-komet itu kemudian disebut "makam" komet.

Diberitakan International Business Times, Jumat (2/7/2013), astronom menyatakan bahwa di "makam" komet itu, banyak komet "terpendam" jutaan tahun bisa namun bisa bangkit kembali karena pengaruh Jupiter.

Komet yang bisa bangkit lagi tersebut dinamai Komet Lazarus, diambil dari nama orang yang dibangkitkan Yesus beberapa hari setelah lahir. Gravitasi Jupiter mampu membuat orbit komet itu berubah, mendekati Matahari, mengalami peningkatan suhu dan aktif lagi.

"Bayangkan komet itu mengelilingi Matahari selama jutaan tahun tanpa tanda aktivitas. Kami menemukan bahwa beberapa diantaranya bukan cuma batu mati, namun mengalami dormansi dan bisa bangkit lagi bila energi yang diterima dari Matahari meningkat beberapa persen," kata Ferrin.

Astronom percaya, sabuk asteroid memiliki banyak komet yang semula aktif namun kemudian mengalami dormansi karena kehabisan energi. Penelitian lebih lanjut akan mampu mengungkap jumlah Komet Lazarus di wilayah itu.

Sabuk asteroid adalah wilayah di antara planet Mars dan Jupiter yang kaya akan benda lain mulai yang berukuran 1 km hingga 800 km. Asteroid berbeda dengan komet. Komet ditemukan di wilayah yang relatif jauh dari Matahari dan menghasilkan ekor ketika bergerak.

Editor : Yunanto Wiji Utomo

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger