Home » » Guru Harus Menulis Ya Haruslah...

Guru Harus Menulis Ya Haruslah...

Written By Dino Cerata on Rabu, 19 Desember 2012 | 04.04

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Guru Harus Menulis Ya Haruslah...
Dec 19th 2012, 12:04

Guru Harus Menulis? Ya Haruslah...

PASURUAN,  KOMPAS.com – Tulisan Chrisdiyanto terpilih untuk dimasukkan dalam buku berjudul 'Guru Reflektif, Guru Pemimpin'. Dalam tulisannya yang berjudul "Menyederhanakan Konsep", dia menuliskan pengalaman saat memfasilitasi guru-guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk tingkat SMP se-Pasuruan dalam mengembangkan metode pembelajaran berbasis informasi teknologi.

Guru mata pelajaran Fisika SMK Negeri 2 Pasuruan ini menyampaikan pesan sederhana tentang pentingnya visualisasi dalam mengajar mata pelajaran IPA dengan didukung teknologi. Dengan visualisasi melalui video pembelajaran, para siswa bisa memahami materi tertentu dengan lebih baik. Pola pikir mereka pun lebih terasah untuk menganalisa.

Pesan ini bisa saja disampaikan Chrisdiyanto dengan bercerita dari orang ke orang atau di depan publik saat acara seminar atau diskusi. Namun, menurutnya, dampaknya akan lebih luas jika dia menulis. Oleh karena itu, dia menuangkan pengalamannya dalam mengembangkan kompetensi pribadi maupun rekan sejawat dalam berbagai program di Teacher Learning Center (TLC) di Pasuruan ke dalam tulisan.

Guru yang mengaku memiliki blog berisi pikirannya tentang fisika itu mengatakan para guru harus menulis. Sayangnya, banyak guru yang tidak terbiasa menulis.

"Memang budaya menulis dibutuhkan kesungguhan. Harus bisa. Banyak teman-teman kesulitan dalam menulis artikel ilmiah. Mereka perlu difasilitasi, diajari menulis. Menulis itu sebenarnya sederhana. Apa yang kita ingat itu saja yang kita tulis dulu. Mungkin enggak tahu mau mulai dari mana, tulis apa aja yang kita ingat. Jadi kemudian setelah itu bisa mengatur alur," tuturnya kepada Kompas.com, Selasa (18/12/2012).

Bupati Pasuruan, Dade Angga, mengungkapkan pentingnya seorang guru untuk menulis. Menulis menunjukkan tingkat pemahaman seseorang akan tugas dan profesinya.

"Itu sangat penting sekali. Gemar menulis itu menawarkan satu solusi, misalnya, mereka harus tahu, potensi sekarang begini, potensi ke depan begini, menunjukkan bagaimana caranya dia memahami sesuatu. Jadi, itu jangan cuma ngomong tok, harus dituangkan dalam tulisan. Kenapa harus? Karena ngomong kan gampang, begitu nulis kan susah," ungkapnya.

Editor :

Caroline Damanik

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger