Shanghai, KompasOtomotif - General Motors berambisi memimpin pasar mobil premium di China dengan mengandalkan Cadillac. Dan Akerson, bos GM melancarkan strategi meningkatkan penjualan dan keuntungan dengan membuka 40 jaringan pemasaran (dealer) baru sekaligus menyiapkan model baru mulai 2016.
"Kami telah berjibaku sebelumnya. Ini adalah perjalanan, tidak bisa tumbuh dalam satu atau dua tahun ke depan. Butuh produk baru yang lebih kompetitif," komentar Bob Socia, bos GM China yang dilansir Autonews China, hari ini (20/12/2012).
Dijelaskan, GM berkomitmen untuk menggenjot penjualan Cadillac di China. Untuk itu, GM Executive Brand Cadillac, Robert Ferguson sudah berkunjung ke beberapa dealer ke China.
Penjualan
GM berhasil menjual 27.073 unit Cadillac di China sepanjang 11 bulan pertama, jauh di bawah pemimpin pasar premium, Audi 370.559 unit. Peringkat kedua BMW menjual 295.974 unit sedangkan Mercedes-Benz 177.301 unit.
Produsen mobil terbesar Amerika Serikat itu juga akan fokus ke segmen SUV mulai tahun depan. Model andalan Buick Encore yang sudah diperkenakan Oktober lalu dan diharapkan bisa jadi idola baru.
Menurut data Asosiasi Industri Mobil China (CAAM), SUV mengalami pertumbuhan penjualan paling cepat di China, tahun ini. Januari-November 2012, penjualan SUV melesat 26 persen menjadi 1,8 juta unit, menyumbang 7 persen dari total penjualan penumpang 14 juta unit. Tahun depan, Socia memprediksi penjualan mobil di China akan mencapai 21 juta unit atau naik 5-8 persen.
0 komentar:
Posting Komentar