JAKARTA, KOMPAS.com - Permainan kartu bergambar wajik, keriting, sekop, dan hati teramat klasik. Beberapa pemuda menciptakan permainan kartu dengan karakter asli Indonesia. Suster Ngesot dan Elpiji 3 kilogram pun menjadi ikon dalam permainan ini.
Dalam bermain kartu Petwar, pemegang tokoh harus menjaga "peliharaannya" supaya tetap bertahan kendati dihujani serangan dari lawan-lawannya. "Peliharaan" ini antara lain bernama Sunge alias suster ngesot dan LPG Zord (elpiji). Permainan ini diciptakan lima pemuda dari Komunitas Canvas Ranger - Erik wahyudi, Petrus Nicko, Markus Benyamin Diredja, Kari, dan Patrice "Kuo".
Komunitas ini sendiri mewadahi anak-anak muda mulai pelajar SMP sampai mahasiswa yang gemar menggambar dengan gaya manga di dunia maya. Karya-karya anggota komunitas ini kemudian difasilitasi menjadi permainan Petwar. Petwar menjadi salah satu karya yang ditampilkan dalam Indonesia Creative Power,
Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) di Epiwalk, Jakarta mulai 21 November sampai 25 November. PPKI juga mewadahi karya siswa-siswa SMK seperti beragam olahan sayur seperti kripik daun kemangi, kripik daun lokat mala, abon jantung pisang, dan manisan sayur dari siswa SMKN Pacet 1, Jawa Timur.
0 komentar:
Posting Komentar