Home » » Rehabilitasi Semilyar Karang Dimulai dari Manado

Rehabilitasi Semilyar Karang Dimulai dari Manado

Written By Dino Cerata on Minggu, 25 November 2012 | 04.31

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Rehabilitasi Semilyar Karang Dimulai dari Manado
Nov 24th 2012, 21:45

Rehabilitasi Semilyar Karang Dimulai dari Manado

Penulis : Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol | Sabtu, 24 November 2012 | 21:45 WIB

Dibaca:

PF-PPWI / Edwin Doni Ngangi Terumbu karang yang berada di pesisir Manado sebagian besar telah mengalami kerusakan yang baru.

MANADO, KOMPAS.com - Menurut catatan Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS) 40,06 persen karang di Indonesia Bagian Timur dalam kondisi rusak berat. Karang di daerah ini mengalami ancaman degradasi yang tinggi. Lokasi ini kini dipilih sebagai tempat Pencanangan Gerakan Merehabilitasi Semilyar Karang (GMSK) yang dilaksanakan di Pantai Malalayang, Manado, Sabtu (24/11/2012).

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono yang hadir pada kegiatan tersebut mengatakan, kerusakan terumbu karang disebabkan oleh dua faktor utama. Faktor pertama karena pengaruh pemanasan global serta perilaku manusia.

"Yang paling fatal adalah perilaku manusia yang telah memberikan kontribusi kerusakan lewat pencemaran laut, penangkapan ikan dengan alat peledak serta racun, serta pengambilan karang secara ilegal," kata Agung Laksono di hadapan Gubernur Sulut, SH Sarundajang dan ratusan undangan lainnya.

Menurut Agung, GMSK akan mendorong seluruh komponen masyarakat secara nasional untuk kembali merabilitasi dan restorasi terumbu karang yang sudah rusak. Terumbu karang merupakan sumber mata pencarian utama bagi ribuan nelayan di Indonesia yang memiliki ekosistim terumbu karang terbesar di dunia.

Sementara itu Gubernur Sulut, SH Sarundajang mengatakan peningkatan jumlah penduduk dan kesejahteraan rakyat membuat kegiatan eksploitasi sumber daya alam sering tak terkendali. "Kita semua terpanggil untuk mencegah upaya desktruktif tersebut melalui kegiatan ini dengan semakin memantapkan komitmen kita untuk menyelamatkan karang untuk pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat," ujar Sarundajang.

Sehari sebelumnya, Jumat (23/11/2012) Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Merahabilitasi Terumbu Karang untuk Pembangunan Berkelanjutan yang digelar di Hotel Sintesa Peninsula. Di samping itu juga digelar berbagai kegiatan seperti sapu laut, bhakti sosial dan pameran foto serta penanaman karang. 

Editor :

Glori K. Wadrianto

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger