Home » » Perang Sepeda Motor Konsep di JMCS

Perang Sepeda Motor Konsep di JMCS

Written By Dino Cerata on Jumat, 02 November 2012 | 01.07

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Perang Sepeda Motor Konsep di JMCS
Nov 2nd 2012, 08:07

Jakarta, KompasOtomotif - Yamaha dan Honda tak cuma berkompetisi di pasar nasional, keduanya juga bersaing unjuk keunggulan teknologi lewat sepeda motor konsep di ajang JMCS 2012 di JCC, Jakarta Selatan. Apa saja produk-produk yang ditampilkan dari kedua merek tersebut?

Honda

Honda memajang tiga unit konsep di "Advanced Technology Zone" dan ketiga berada di sebelah kiri. Pertama, model sport RCE yang murni menggunakan listrik dan pengenalan perdananya di Tokyo Motor Show tahun lalu.

Meski dibekali teknologi terkini, desain RCE terlihat lebih membumi karena terinspirasi oleh model sepeda motor balap jadul RC Series. Bentuknya mengombinasikan empat warna utama, silver, merah, hitam dan hijau, serta dipercaya akan menjadi cikal bakal sepeda motor sport masa depan.

Kedua, EV Cub juga menggunakan motor listrik. Bentuknya unik dan mirip Super Cub era 1960-an dengan bodi langsing, cukup untuk satu pengendara tanpa "boncenger". Kehadiran EV Cub sudah cukup lama pada 2009 di  Tokyo Motor Show yang didesain dengan konsep fungsional, nyaman bagi pengendaranya.

Terakhir, EVE-neo bergenre skutik elektrik. Bedanya, model ini sudah dipasarkan, tapi  hanya untuk  Jepang. Efektif untuk masyarakat perkotaan karena hemat bahan bakar. Honda juga menyewakan unit ini untuk masyarakat dalam jangka panjang. Bentukya kompak, mengombinasikan dua warna hitam dan putih seperti Honda Star.

Yamaha

Yamaha tidak mau ketinggalan, juga menyodorkan  tiga  konsep. Pertama EC-Miu, bentuknya unik menggunakan tiga roda kecil dengan stang kemudi unik menyerupai tentakel gurita. Tempat duduknya juga kecil seperti kursi bar. Konsep desain sepeda motor ini adalah bentuk alur angin. Dibekali motor listrik yang tenaganya setara dengan mesin konvensional 50 cc.

Kedua adalah sepeda motor Y125 Moegi yang bentuknya menyerupai sepeda onthel jadul tapi dilengkapi dengan mesin SOHC, 125 cc, 4-tak, injeksi, berpendingin udara dipadu transmisi 4-percepatan. Kapasitas tangkinya hanya 3 liter dan bobot bersihnya hanya 80 kg. Bannya tipis jadi lebih minim hambatan dan punya rata-rata konsumsi bahan bakar 80 kpl, cocok untuk berpergian di perkotaan.

Ketiga, Yamaha menghadirkan XTW Ryoku yang diciptakan untuk menciptakan segmen baru sepeda motor "SUV". Sesuai segmennya, kuda besi ini diciptakan untuk melibas medan berat seperti di perkebunan dan tambang. Dibekali mesin SOHC, 250 cc, Injeksi dengan 5-percepatan transmisi manual. Kaki-kakinya kekar dengan ban lebar khusus lumpur, tempat penyimpan perkakas di belakang dan tak ketinggalan lampu kabut LED untuk menambah penerangan di malam hari.

Tidak dipungkiri, hadirnya keenam sepeda motor konsep di JMCS kali ini banyak mengundang animo yang besar dari masyarakat. Sayangnya, dari seluruh peserta hanya dua merek yang berkomitmen menunjukkan kemajuan teknologi sepeda motor masa depan.

Padahal, tema pameran JMCS tahun ini adalah "Think Green, Act Safely" yang seharusnya lebih banyak merek memamerkan produk-produk ramah lingkungan seperti dua merek di atas ini!

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger