Home » » Pemuda Tak Dilibatkan secara Aktif

Pemuda Tak Dilibatkan secara Aktif

Written By Dino Cerata on Selasa, 27 November 2012 | 05.02

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Pemuda Tak Dilibatkan secara Aktif
Nov 27th 2012, 13:02

Partisipasi Pembangunan

Pemuda Tak Dilibatkan secara Aktif

Penulis : M Zaid Wahyudi | Selasa, 27 November 2012 | 17:48 WIB

Dibaca:

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

Siswa SMA dan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Penerus Bangsa membentangkan bendera Merah Putih berukuran 20 meter x 10 meter dalam kampanye nasionalisme di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (30/9). Dalam aksi tersebut, mereka juga mengampanyekan stop tawuran antar-pelajar yang akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah tempat.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski pemuda yang menjadi penerus pemimpin bangsa, mereka jarang dilibatkan secara utuh dalam pembangunan. Pemuda hanya jadi obyek pembangunan.

"Akses pemuda untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan sangat kurang," kata Advokat Pemuda, Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) Indonesia, Angga Dwi Martha, dalam diskusi Jalan Menuju Bali menyambut Forum Pemuda Dunia (Global Youth Forum) di Jakarta, Senin (26/11).

Forum Pemuda Dunia akan diadakan di Bali, awal Desember, dihadiri sekitar 1.000 peserta dari 194 negara. Suara pemuda Indonesia yang akan disampaikan dalam forum itu dihimpun dari para pemuda di tujuh kota.

Masalah lain yang dihadapi pemuda Indonesia adalah tidak meratanya pendidikan, terbatasnya layanan kesehatan reproduksi yang memicu perilaku seks berisiko, tingginya angka pengangguran yang meningkatkan kriminalitas, dan makin rendahnya kepedulian pemuda terhadap isu-isu sosial di sekitarnya.

Carolina Rainintha Siahaan, Komunikator Pemuda dalam Panel Tingkat Tinggi PBB untuk Pembangunan Pasca-2015 di London, pertengahan November lalu, mengatakan, program-program pembangunan dalam Tujuan Pembangunan Milenium 2015 memang berhasil mengurangi kemiskinan global. Namun, itu bukan solusi yang dicari karena tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup warga dunia. "Ke depan, pemuda perlu lebih banyak dilibatkan," ujarnya. (MZW)

Editor :

Caroline Damanik

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger