Peningkatannya rata-rata mencapai 25 hingga 30 persen per tahun
Berita Terkait
Beijing (ANTARA News) - Masyarakat China yang berminat mempelajari Bahasa Indonesia dari tahun ke tahun meningkat, kata Atase Pendidikan Kedutaan Besar RI untuk China merangkap Mongolia, Chaerun Anwar, di Beijing, Rabu.
"Peningkatannya rata-rata mencapai 25 hingga 30 persen per tahun," ucapnya.
Namun, lanjut Chaerun, peningkatan jumlah peminat Bahasa Indonesia tidak sebanding dengan jumlah pengajarnya. "Masih tidak seimbang antara siswa dan pengajar Bahasa Indonesia di China, meski telah ada sembilan universitas yang memiliki jurusan Bahasa Indonesia," ungkapnya.
Chaerun mengatakan dari jumlah mahasiswa yang mengambil jurusan Bahasa Indonesia di sembilan universitas tersebut, tercatat 297 orang sedangkan jumlah dosen tetap Bahasa Indonesia hanya 25 orang dan dosen tidak tetap yang berasal dari Indonesia, tercatat empat orang.
"Jadi, masih sangat sedikit pengajar Bahasa Indonesia di China. Padahal peminatnya terus meningkat," ujarnya, menegaskan.
Sementara itu, Pusat Studi Indonesia di China juga belum banyak. "Baru satu Pusat Studi Indonesia di China yakni di Beijing Foreign Studies University," papar Chaerun.
Menarik
Salah seorang mahasiswi Beijing Foreign Studies University Hu Zhouyi mengatakan Bahasa Indonesia menarik untuk dipelajari. "Awalnya saya tidak tertarik, tetapi setelah saya pelajari makin mendalam ternyata Bahasa Indonesia itu menarik," kata mahasiswi semester tujuh itu.
Hu Zhouyi yang memiliki nama Indonesia Kartika itu menambahkan,"Bahasa Indonesia itu tidak terlalu mudah untuk dipelajari, apalagi jika menyangkut imbuhan,".
Sementara itu, mahasiswa Guangdong Foreign Studies University Wang Qun mengatakan Bahasa Indonesia tidak sulit untuk dipelajari, justru sangat menarik dengan berbagai kata dengan arti yang sangat dalam.
"Dengan berbagai kata dan tata bahasa yang sederhana saya sudah dapat menyampaikan pandangan saya dalam Bahasa Indonesia," kata Wang Qun yang sudah tertarik dengan Indonesia melalui saluran "Discovery Channel".
Ia menambahkan,"kesulitan saya adalah saat pertama mengucapkan huruf `r` karena tidak ada huruf itu dalam Bahasa Mandarin,".
Wang Qun berharap dengan menguasai Bahasa Indonesia, dirinya dapat mengenal Indonesia lebih baik terutama budaya dan pariwisatanya.
(R018/C004)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com
Komentar Pembaca
Kirim Komentar
0 komentar:
Posting Komentar