Nantinya, kami akan membangun beberapa gedung, yaitu gedung pengelola dan penyimpanan, gedung workshop otomotif dan mekanik, serta gedung workshop konstruksi perkapalan dan listrik.
Berita Terkait
Pekalongan (ANTARA News) - Pemerintah Kota Pekalongan akan membangun kompleks workshop unit pelaksana teknis daerah balai latihan kerja (BLK) senilai Rp5 miliar di lahan bekas makam China Kelurahan Kuripan Kidul, Kecamatan Pekalongan Selatan.
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Trasmigrasi Kota Pekalongan, Budiyanto di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa saat ini Pemkot masih melakukan pengurukan tanah di lokasi itu sedangkan proses pembangunan fisik kompleks workshop BLK direncanakan mulai 2013.
"Nantinya, kami akan membangun beberapa gedung, yaitu gedung pengelola dan penyimpanan, gedung workshop otomotif dan mekanik, serta gedung workshop konstruksi perkapalan dan listrik. Gedung BLK itu juga berlokasi berdekatan dengan kawasan Pekalongan Batik Teknopolitan," katanya.
Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Kota Pekalongan, Muhamad Faizal mengatakan Pekalongan Batik Teknopolitan merupakan kawasan terpadu yang mengintegrasikan pelatihan dan "show room" produk unggulan yang dimiliki Kota Pekalongan.
Berdasarkan rencana induk (master plan), katanya, penataan kawasan di lahan bekas makam China ini, selain dibangun kompleks `workshop` UPTD BLK juga akan dibangun kompleks pusat batik, sekolah menengah kejuruan dan pasar.
Ia mengatakan dalam pengoperasian kawasan Pekalongan Batik Teknopolitan ini, Pemkot akan bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Nantinya, katanya, di kompleks pusat batik ini akan dibangun gedung pengelola dan ruang pameran, "green house", "expo hall" dan auditorium, gedung "workshop" batik tulis, batik cap, serta batik printing.
"Sedangkan pada kompleks pasar akan dibangun kios pasar burung, kios barang bekas, dan ikan hias. Pekalongan Batik Teknopolitan, nantinya akan menjadi ikon baru Kota Pekalongan," katanya.
(KR-KTD/E005)
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com
Komentar Pembaca
Kirim Komentar
0 komentar:
Posting Komentar