TEGAL, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa Universitas Pancasakti (UPS) Tegal di Jawa Tengah berunjuk rasa menuntut penegerian perguruan tinggi tersebut, Rabu (21/11). Unjuk rasa dilakukan di halaman kampus UPS, yang dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju jalur pantura.
Bahkan, para mahasiswa sempat membolir jalur pantura Jalan Yos Sudarso sekitar 15 menit. Akibatnya arus lalu lintas di jalur tersebut sempat tersendat.
Presiden Mahasiswa UPS, Miftakhudin mengatakan, gaung penegerian UPS sudah dimulai sejak 2005. Namun hingga saat ini, rencana penegerian belum jelas.
Padahal, masyarakat sudah mendukung upaya penegerian, dengan menandatangani dukungan. "Sampai mana proses itu diajukan, atau sampai mana proses itu menipu kalangan publik?," ujarnya.
Mahasiswa menilai, upaya penegerian tidak didukung oleh yayasan. Oleh karena itu, mahasiswa menuntut agar penegerian segera terwujud. Mahasiswa turun ke jalan, untuk memperjuangkan rencana penegerian UPS.
Rektor UPS, Wahyono mengatakan, upaya penegerian sudah dilakukan, di antaranya mengajukan surat ke dirjen pendidikan tinggi.
Namun, proses penegerian belum bisa terwujud, karena masih terkendala beberapa hal, antara lain infrastruktur/bangunan belum mencapai standar kampus negeri.
Selain itu, ketersediaan dosen, hasil akreditasi, program studi yang sudah dilaksanakan, serta kegiatan tridharma juga belum mencapai standar yang berlaku di perguruan tinggi. Hal itu juga dialami enam universitas swasta lain di Indonesia.
0 komentar:
Posting Komentar