Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan pengharagaan kepada sejumlah pejuang pendidikan dalam Anugerah Peduli Pendidikan 2012 di Jakarta, Kamis.
"Kegiatan Anugerah Peduli Pendidikan (APP) dilakukan untuk memberikan apresiasi dan meningkatkan komitmen seluruh pemangku kepentingan tentang arti pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang juga Ketua Panitia APP Ainun Naim.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya ada 23 penghargaan, pada tahun ini meningkat menjadi 29. "Kami mengharapkan semakin banyak yang peduli akan pendidikan," tukas dia.
Terdapat lima kategori penerima penghargaan yakni perusahaan, kementerian atau lembaga pemerintah, yayasan nirlaba, kategori individual, dan program acara tv.
Sebanyak 10 penghargaan dari kategori individual/inovator pendidikan diberikan kepada Sergius Womsiwor (Papua), Heri Hendrayana Harris (Banten), Jumilah (NTB), Ida Fitri (Jawa Tengah), Agus Martoyo (DKI Jakarta), Muhammad Adib (Jawa Tengah), Kiswanti (Jawa Barat), Tirta Nursari (Jawa Tengah), Hajjah Tjitjih Rukaesi (Jawa Barat), dan Dik Doank (Banten).
Tujuh penghargaan dari kategori perusaan diberikan kepada Pertamina Regional VI, Exxonmobil Indonesia, Pocari Sweat, PT Bank Negara Indonesia Syariah, PT Jasa Marga, PT Antam, dan PT Unilever Indonesia.
Empat penghargaan dari kategori kementerian atau lembaga pemerintah adalah Tentara Nasional Indonesia, Surabaya, Yogyakarta, dan Pangkal Pinang.
Empat penghargaan dari kategori yayasan nirlaba diberikan kepada Yayasan Amal Abadi Beasiswa Obit Hasri Ainun Habibie, Yayasan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA), Yayasan Supersemar, dan Yayasan Sokolah.
Empat penghargaan dari kategori program acara TV diberikan kepada Trans 7 (Cita-Citaku), Metro TV (Eagle Awards), TvOne (Ujung Negeri), dan Kompas TV (Jalan Sesama).
(I025/N002)
0 komentar:
Posting Komentar