Home » » Dahlan Iskan minta UIN rumuskan "ruh" Indonesia

Dahlan Iskan minta UIN rumuskan "ruh" Indonesia

Written By Dino Cerata on Rabu, 07 November 2012 | 10.05

ANTARA News - Nasional - Pendidikan
News And Service // via fulltextrssfeed.com
Dahlan Iskan minta UIN rumuskan "ruh" Indonesia
Nov 7th 2012, 16:59

Menteri BUMN, Dahlan Iskan.(ANTARA/Ismar Patrizki)

Lima belas tahun lagi, Indonesia akan menjadi negara maju, tentu Indonesia memerlukan `ruh` untuk kemajuan itu,"

Berita Terkait

Surabaya (ANTARA News) - Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta Universitas Islam Negeri (UIN) atau IAIN serta perguruan tinggi Islam swasta untuk merumuskan "ruh" bagi Indonesia yang akan menjadi salah satu negara maju.

"Lima belas tahun lagi, Indonesia akan menjadi negara maju, tentu Indonesia memerlukan `ruh` untuk kemajuan itu," katanya dalam ceramah pada penutupan AICIS 2012 di Surabaya, Rabu malam.

Di hadapan sekitar 1.000-an peserta konferensi tahunan program studi Islam atau kajian keislaman yang diikuti tujuh negara itu, ia menjelaskan "ruh" itu seperti kapitalisme Amerika Serikat atau komunisme Tiongkok.

"Untuk itu, teman-teman UIN atau IAIN dan perguruan tinggi Islam swasta harus membantu dengan memikirkan `ruh` itu," kata Dahlan Iskan yang juga mengaku jebolan sekolah agama itu.

Mantan Dirut PLN itu menilai Islam ala Indonesia sangat mungkin akan menjadi "ruh" Indonesia sebagai negara maju, namun Islam ala Indonesia itu harus dirumuskan bentuknya seperti apa.

"Apakah Islam salafi atau Islam radikal yang marak akhir-akhir ini. Yang jelas, Islam Indonesia itu harus berbeda dengan Islam Arab Saudi, Iran, Jordania, dan `pusat` Islam lainnya," katanya.

Menurut dia, "ruh" Indonesia itu penting, karena Indonesia akan menjadi negara maju pada 15 tahun mendatang. "Indonesia akan menjadi negara maju secara terpaksa, karena ada 136 juta penduduk yang maju," katanya.

Salah seorang tokoh pers itu mengatakan, 136 juta orang penduduk yang maju itu merupakan masyarakat yang berpikir panjang, karena mereka tidak lagi memikirkan makanan, baju, dan sebagainya.

"Mereka berpikir jangka panjang, mereka memikirkan masa depannya. Ciri dari 136 juta masyarakat (penduduk-Red) maju itu tidak mau diajak menderita, maunya serba cepat, dan ngomongnya ceplas-ceplos seperti tidak takut," katanya.

Namun, katanya, 136 juta orang maju itu menghadapi sejumlah jebakan, di antaranya birokrasi yang tidak berubah. "Kalau mereka tidak berubah, maka mereka akan diubah oleh 136 juta masyarakat maju itu," katanya.

Dalam kesempatan itu, Dahlan Iskan menyebutkan berbagai contoh yang dilakukan untuk mengubah birokrasi di lingkungan BUMN. "Dalam satu tahun terakhir, saya melakukan 15-20 kali perubahan di lingkungan BUMN," katanya.

Ia menyebut contoh sederhana adalah menghapus pelantikan pejabat BUMN dan mengurangi rapat di lingkungan BUMN secara drastis. "Saya sudah tidak mau melakukan pelantikan, tapi saya minta pimpinan BUMN untuk langsung bekerja terhitung sejak menerima SK," katanya.

(E011/Z002/)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger