Home » » Belajar bahasa bukanlah menghafal

Belajar bahasa bukanlah menghafal

Written By Dino Cerata on Selasa, 20 November 2012 | 18.35

ANTARA News - Nasional - Pendidikan
News And Service // via fulltextrssfeed.com
Belajar bahasa bukanlah menghafal
Nov 21st 2012, 02:08

Berita Terkait

Semarang (ANTARA News) - Pembelajaran bahasa di sekolahi cenderung terjebak pada konten, kata pengamat pendidikan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Semarang Ngasbun Egar.

"Pembelajaran bahasa sekarang ini cenderung terjebak pada menghafal konten, seperti istilah dan nama. Padahal, yang lebih penting sebenarnya `skill` atau keterampilan berbahasa," katanya di Semarang, Rabu.

Ia mencontohkan pembelajaran bahasa Jawa di sekolah yang cenderung mengajak siswa untuk menghafalkan konten, antara lain tokoh pewayangan, nama senjata tokoh wayang, nama "kembang" (bunga) dalam bahasa Jawa.

Menurut dia, penghafalan konten penting untuk memperkaya pengetahuan dan kosakata, tetapi jangan sampai  lebih dipentingkan dibandingkan melatih keterampilan siswa dalam berbahasa.

Ngasbun yang juga Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Semarang itu mengungkapkan empat kemampuan yang perlu dikuasai siswa, yakni mampu mendengarkan atau menyimak, mampu berbicara, mampu membaca, dan mampu menulis dalam bahasa yang diajarkan.

"Pembelajaran bahasa kan tidak untuk menjadikan semua siswa menjadi pakar," katanya.

(KR-ZLS/I007)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger