DEPOK, KOMPAS.com - Menjaga dan melestarikan alam Indonesia, Sekolah Dasar (SD) Lazuardi Cinere Depok pun ikut mendapat giliran dalam tur edukasi yang digelar WWF bersama Oppie Andaresta, Rabu (14/11/2012). Melalui tur ini, sekolah juga makin mantap membangun konsep cinta lingkungan dari sekolah untuk bumi yang sehat, bersih, indah dan lestari.
Kepala Sekolah Pra TK & TK Lazuardi Ferly Fauzia Arlini meyakini, pendidikan karakter cinta lingkungan sejak dini sangat penting diterapkan di sekolah. Banyak cara efektif yang bisa ditempuh sekolah asalkan dilakukan dengan menarik. Pasalnya, melalui kegiatan yang menarik, pesan yang disampaikan di sekolah akan terus melekat di benak anak-anak.
"Anak-anak itu lebih ingat dan membekas dengan apa-apa yang sudah dikatakan di sekolahnya, jadi ketika di rumah mereka tinggal menceritakan atau mengamalkannya kembali," kata perempuan yang akrab dipanggil Arlin ini kepada Kompas.com usai mengikuti tur edukasi yang diikuti siswa praTK hingga SD, Rabu siang.
Perempuan berkerudung ini menyambut baik kegiatan tur semacam ini. Menurutnya, anak-anak menyukainya sehingga pesan-pesan seperti cinta kebersihan, merawat tanaman, pemanfaatan barang-barang bekas, dan gaya hidup sehat dapat diterima dengan baik oleh anak tanpa kesan digurui.
Selain dari kegiatan ini, sekolah di jalan Garuda Ujung No.35 Griya Cinere, Depok ini pun kerap menggelar perayaan hari bumi secara rutin. Kegiatan menanam pohon di lingkungan sekitar dan luar sekolah, atau aktivitas Kampung Work, yaitu memunguti sampah, membuat penghijauan dan pemanfaatan kaleng bekas jadi pot hias pun pernah dilakukan.
"Tapi dari kegiatan ini, para guru dan siswa jadi memiliki banyak cara lagi untuk menanamkan sikap cinta lingkungan. Mungkin kegiatan ini bisa jadi teladan bagaimana cara mengedukasi yang atraktif, dan variatif," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa pra TK-TK mengikuti kegiatan mewarnai gambar lingkungan dan panorama alam. Dipanggung utama, siswa kelas 1-3 SD mengikuti kegiatan mendongeng dari kak Reza, ada juga siswa kelas 4-6 SD yang mendapat pembekalan soal konsep 3R, Recycle, Reduce, and Reuse sehingga mereka bisa berkarya dari barang-barang bekas, terakhir ada konser Bumiku Lestari dari Oppie Andaresta yang membuat sorak sorai di lingkungan sekolah lazuardi.
"Dengan membiasakan gaya hidup yang sehat, hemat, dan peduli pada lingkungan, maka mereka yang sudah terbiasa dari kecil ini, ketika sudah dewasa akan cukup arif terhadap alamnya," pungkas Arlin.
Editor :
Caroline Damanik
0 komentar:
Posting Komentar